Jumat, 10 April 2026

Persegres Didenda Rp 20 Juta Karena Dapat 5 Kartu Kuning di Satu Pertandingan

Setelah didenda Rp 25 juta akibat insiden pelemparan bus Semen Padang, Persegres kembali didenda Rp 20 juta oleh Komdis PSSI karena kartu kuning.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Eben Haezer Panca
media officer persegres gresik
Latihan Persegres Gresik di Stadion Gelora Joko Samudro, Selasa (9/5/2017) sore. 

SURYA.co.id | GRESIK - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI telah mengeluarkan keputusan terkait pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di gelaran kompetisi Liga 2017.

Dari beberapa klub yang mengikuti laga baik Liga 1 dan Liga 2, Persegres Gresik United kembali mendapatkan denda karena pelanggaran yang terjadi.

Setelah sebelumnya Persegres Gresik United didenda Rp 25 juta karena insiden pelemparan batu pada bus Semen Padang hingga melukai Rico Simanjuntak, Persegres Gresik kembali didenda Rp 20 juta karena mendapatkan 5 kartu kuning sekaligus dalam satu pertandingan.

Regulasi ini terbilang baru sebab di turnamen-turnamen sebelumnya sanksi demikian belum diberlakukan.

Menanggapi hal ini, Hendri Febry Sekretaris Persegres Gresik United mengaku Manajemen belum mendapat surat salinan denda tersebut dan mempertanyakan dasar diberlakukannya denda tersebut.

"Saya tidak tahu dasarnya apa PSSI menetapkan itu. Harusnya ada penjelasan dan salinannya. Disitukan ditulis berdasarkan regulasi. Tapi kalau memang dasarnya regulasi dan di regulasi memang ada, ya kami patuh," kata Hendri Febry pada Surya.co.id, Jumat (26/5/2017).

Hendri menambahkan, dengan sanksi dan denda yang diberlakukan oleh PSSI ini sejatinya dapat mendidik tim-tim untuk lebih tertib dan terstruktur, hanya saja harus diimbangi dengan kualitas wasit yang sesuai.

"Saya rasa sanksi demikian ini mendidik, cuma dengan catatan kualitas wasit harus terus ditingkatkan. Jadi kartu kuning yang dikeluarkan memang benar-benar untuk pelanggaran yang memang layak dihukum dengan kartu," jelasnya.

Berikut ini keputusan hasil Sidang Komisi Disiplin PSSI

1. Panitia Pelaksana Pertandingan Perssu Real Madura dikenakan sanksi denda Rp. 25.000.000,- karena pemukulan yang dilakukan LOC Perssu dan pelemparan botol ke bench pemain Persewangi Banyuwangi.

2.Pemain PS. TNI Sdr. Manahati Lestusen dikenakan sanksi 3 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 1 tahun 2017 dan denda Rp. 10.000.000,- karena mencekik pemain PSM Makassar Sdr. Marc Anthony Klok.

3.Pemain Mojokerto Putra Sdr. Indra Setiawan dikenakan sanksi 2 kali larangan bermain pada kompetisi Liga 2 tahun 2017 dan denda Rp. 10.000.000,- karena dengan sengaja mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai pemain Persik Kediri Sdr. Febly Gushendra.

4. Pemain Semen Padang Sdr. Marcel Sacramento dikenakan sanksi berupa larangan bermain di liga 1 sebanyak 6 (enam) kali dan denda Rp. 20.000.000,- karena melakukan protes berlebihan terhadap Wasit.

5. Panitia Pelaksana Pertandingan Persela Lamongan dikenakan sanksi Peringatan Keras karena membiarkan supporter arema masuk ke sentel ban untuk memasang bendera.

6. Panitia Pelaksana Pertandingan Persewangi dikenakan sanksi denda Rp. 10.000.000,- karena penonton menyalakan flare.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved