Minggu, 19 April 2026

Oleh oleh dari Tiongkok

Jatim Punya Showroom Baru di Tianjin Tiongkok, Dibuka pada Juli 2017

"Dengan Provinsi Jatim, menurut kami adalah kerjasama yang paling baik,” kata Jasper Ho kepada Surya.co.id di sela kunjungan awak media dari Jatim.

Editor: Parmin
foto: surya/farhan efendi
PRODUK - Di kawasan inilah tempat showroom untuk produk unggulan Jatim yakni di kawasan bandara Tianjin. 

Laporan Wartawan Surya: Farhan Efendi

SURYA.co.id | TIANJIN - Kerjasama sister province antara Jawa Timur (Jatim) dengan Tianjin, Tiongkok, bakal memiliki prospek semakin baik. Hal ini ditandai dengan dibangunnya gedung baru untuk showroom produk-produk unggulan Jatim untuk pasar di Tiongkok.

Menurut Kepala Perwakilan Jatim di Tianjin Jasper Ho, kerjasama Tianjin dengan Jatim sudah berjalan sejak lima tahun lalu.

“Tianjin sudah menjalin kerjasama dengan banyak provinsi luar negeri. Tetapi dengan Provinsi Jatim, menurut kami adalah kerjasama yang paling baik,” kata Jasper Ho kepada Surya.co.id di sela kunjungan beberapa awak media dari Jatim, di Pilot Free Trade Zone, kawasan Bandara Internasional Tianjin, akhir pekan lalu.

Jasper Ho menambahkan, untuk Indonesia, baru Provinsi Jatim yang punya showroom produk unggulan di Tianjin.

“Kalau dengan provinsi-provinsi lain atau negara lain, jika mau menjual produk ke Tianjin melalui B to B (business to business), sedangkan kalau Jatim, bisa langsung mengirimkan produknya ke Tianjin untuk pasar di Tiongkok,” katanya.

Showroom produk Jatim di Tianjin selama ini menempati sebuah gedung cukup megah di kawasan Italian Village.

“Nah, showroom produk-produk Jatim akan pindah ke tempat yang lebih memadai yakni di kawasan bandara Tianjin. Sekarang masih proses finishing, rencananya akan dibuka pada bulan Juli mendatang,” kata Pak Ho, panggilan akrab Jasper Ho.

Untuk gudang penyimpanan barang dari Jatim, selama ini ditempatkan di sebuah gudang di luar kota Tianjin.

“Kebetulan saya punya gudang di pabrik garment saya. Jadi soal tempat penyimpanan semua produk, tidak ada masalah,” kata lelaki yang fasih berbahasa Indonesia ini.

Ho mengatakan, untuk tempat pameran bagi produk unggulan ini, Jatim mendapatkan secara gratis tanpa sewa.
“Sebaliknya, Tianjin juga mendapatkan tempat secara gratis di Jatim untuk tempat pameran produk kami,” katanya.

Ho mengatakan, dalam tiga tahun terakhir, volume barang Jatim yang masuk ke Tianjin senilai sekitar Rp 300 miliar, dan perkembangannya cukup menjanjikan dan terus meningkat.

Produk unggulan Jatim yang masuk ke Tianjin, antara lain, furniture, kayu jati, kayu fosil, dan handmade, yang didatangkan dari Pasuruan, Ngawi, Bojonegoro, dan daerah Jatim lainnya.

Bagaimana respons masyarakat Tianjin dan Tiongkok? “Cukup bagus. Kan ada toko online, sehingga seluruh warga Tiongkok bisa membelinya, tidak hanya warga Tianjin,” kata Ho menambahkan bahwa selama ini sudah ada 600 item produk dari Jatim.

“Untuk furniture, yang paling laku produk dari Pasuruan,” katanya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved