Senin, 13 April 2026

Berita Banyuwangi

UNBK Tingkat SLTP Baru Pertama Kali Digelar di Banyuwangi, Bupati Anas Mengaku Puas

Meski baru pertama kali digelar di Banyuwangi, namun UNBK tingkat SLTP di Banyuwangi sudah bikin Bupati Abdullah Azwar Anas merasa puas. Ini katanya..

Penulis: Haorrahman | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/Haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat memantau pelaksanaan hari terakhir UNBK tingkat SLTP dan sederajat, Senin (8/5/2017). 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengaku puas dengan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SLTP yang menurutnya berjalan lancar meski baru pertama kali digelar di Banyuwangi

“Selama empat hari berjalan tidak ada kendala yang berarti. Secara teknis semua berjalan lancar, anak-anak pun tadi terlihat rileks selama ujian. Mereka seperti telah terbiasa, apalagi waktu pelaksanaannya dimulai setelah salat Dzuhur. Bahkan saat ditanya adakah kesulitan dalam mengerjakan soal dengan komputer mereka menjawab tak ada,” kata Anas saat meninjau pelaksanaan UNBK hari terakhir di SMPN 1 Banyuwangi, Senin (8/5/2017).

Dalam kunjungan ini, Anas datang ke sekolah selama beberapa menit untuk memberikan suntikan semangat dan motivasi pada anak-anak agar tetap tenang selama menghadapi ujian tingkat akhir ini.

Untuk kelancaran ujian dan antisipasi kendala listrik, tiap sekolah juga telah menyiapkan genset dan server besar.

“Kami memang berupaya untuk memperhitungkan kendala yang sekiranya muncul. Terutama genset dan server terus kita pantau agar pelaksanaan berjalan optimal,” kata Anas.

Di Banyuwangi, total siswa SMP/MTs negeri/swasta di Banyuwangi yang mengikuti ujian nasional ada 24. 391 siswa. Dari jumlah itu, terdapat 16.666 siswa yang elaksanakan UNBK, sisanya yang 7.725 melaksanakan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP).

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Sulihtiyono, mengatakan sekolah yang belum menyelenggarakan UNBK rata-rata adalah sekolah yang berada di wilayah pelosok pedesaan. Selain tidak memiliki sarana dan fasilitas komputer, lokasi mereka juga jauh dari sekolah yang menyediakan fasilitas komputer.

“Targetnya, tahun depan semua sekolah tingkat SMP wajib menyelenggarakan UNBK. Mulai tahun ini pemerintah akan memberikan bantuan kepada sekolah yang belum memiliki fasilitas komputer. Termasuk akan melatih tenaga proktor di masing-masing sekolah,” ujar Sulihtiyono.

Ujian nasional tingkat SLTP dilaksanakan selama empat hari. Ada empat mata pelajaran yang diujikan dalam ujian nasional ini, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan IPA. Untuk UNBK dibagi tiga sesi, sesi pertama Sesi pertama berlangsung pukul 08.00 – 10.00 Wib. Sesi kedua pukul 11.00 – 13.00 dan sesi ketiga pukul 14.00 – 16.00 WIB. Sedangkan untuk UNKP hanya satu sesi saja saat pagi hari. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved