Sabtu, 11 April 2026

Citizen Reporter

Family Gathering Mudipat, Kumpul-kumpul Ukhuwah plus Dakwah

kumpul-kumpul keluarga besar SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya ini memang bukan sekadar ngumpul kuluarga biasa, karena diwarnai peluncurkan novel ..

Editor: Tri Hatma Ningsih
erfin walida rahmania/citizen reporter
Family gathering Mudipat di Batu 

Reportase Erfin Walida Rahmania
Guru SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya 

PSIKIATER dan juru bicara American College of Emergency Physicians, dr Leigh Vinocur pernah menyatakan, mengambil waktu liburan sendiri atau bersama keluarga dapat menurunkan tingkat stres serta melepaskan semua hormon stres yang berakibat buruk bagi kesehatan mental dan fisik seseorang. Beberapa hasil studi juga menunjukkan, kenangan bagus saat liburan bisa memberikan kebahagiaan lebih lama.

Seperti itulah kira-kira cara pimpinan SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Pucang Surabaya menyengarkan semangat guru dan karyawan lewat family gathering dua hari, Sabtu-Minggu (25-26/3/2017).

Segenap keluarga guru dan karyawan diboyong ke Jatim Park, Batu. Dilanjutkan dengan rentetan acara inti di malam hari. Ditemani rintik hujan, acara dinikmati oleh seluruh peserta family gathering.

”Semoga lewat acara ini semakin mempererat silaturahmi antarkeluarga,” harap Kepala SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Edy Susanto.

Kuatkan Ukhuwah untuk Berdakwah menjadi tema acara yang dihelat di Hotel Kartika Wijaya Batu. Di samping berlibur sejenak dari kepadatan kegiatan sekolah, acara tersebut menjadi ajang silaturahmi bagi seluruh keluarga.

Sekolah juga mengapresiasi gerakan literasi sekolah dengan meluncurkan novel karya karyawan Mudipat Surabaya, Mulyanto, bertajuk Istighfar Cinta.

Mantan Kepala SD Muhammadiyah 4 Pucang M Sholihin tak kalah semangat menyampaikan wejangan. Sholihin mengatakan, urgensi pendidikan menurut Al Ghazali adalah kesucian jiwa dan berorientasi pada dunia akhirat. Betapa beruntungnya seorang penuntut ilmu dan pemberi ilmu, dalam hal ini guru.

Sebab, lanjutnya, Muhammad SAW, sang teladan umat, pernah berkata bahwa mereka akan senantiasa diridai malaikat. ”Jibril senantiasa membentangkan sayap untuk menaunginya dari ia pergi menuntut ilmu sampai pulang,” tambahnya.

Dalam nasihat singkat tersebut, Sholihin lantas memaparkan empat cara mendidik anak dengan baik.

Pertama, jangan sering-sering memberi makanan enak kepada anak; kedua, jangan sering-sering membelikan pakaian yang bagus kepada anak; ketiga, sesekali anak diajak tidur di tempat yang tidak terlalu empuk dan nyaman; dan keempat, jangan terlalu mudah mengabulkan keinginan anak. Berilah beberapa syarat untuk ditunaikan anak terlebih dahulu.

Sumber: Surya Cetak
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved