Berita Surabaya
VIDEO: Pesta Seks 14 Gay di Surabaya, Benarkan Ormas Islam Ikut Menggerebek?
Ada Kabar Penggerebekan Pesta Seks 14 Gay di Hotel Jalan Diponegoro Surabaya juga Diikuti Ormas Islam. Benarkah? Berikut Keterangan Kapolrestabes!
Penulis: Fatkhul Alami | Editor: Musahadah
SURYA.co.id - Penggerebekan pesta seks 14 gay di sebuah hotel di Jalan Diponegoro, Surabaya dikabarkan ada keterlibatan sebuah ormas Islam.
Ormas islam ini dikabarkan ikut dalam penggerebekan tersebut.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Mohammad Iqbal tidak membantah adanya keterlibnatan ormas Islam ini.
Tetapi mereka hanya memberikan informasi tentang adanya pesta terlarang itu, bukan terlibat dalam proses penggerebekannya.
"Memang ada salah satu pengurus dari ormas islam memberitahu saya. Saya sampaikan terimakasih bapak sudah memberitahu itu," kata M Iqbal, Kamis (4/5/2017).
Iqbal juga mewanti-wanti ormas ini untuk tidak melakukan tindakan-tindankan non prosedural.
Setelah informasi itu diselidiki, ternyata menunjukkan hasil positif sehingga langsung digerebek.
"Penggerebeken itu langsung saya pimpin. Saya tegaskan tidak ada satu pun orang yang melakukan penggerebekan yang bukan polisi. Tidak ada," tegasnya.
Menurutnya, upaya paksa yang dilakukan murni oleh Polrestabes Surabaya sebagai aparat negara yang diberikan amanah undang-undang.
Setelah mengumpulkan barang bukti semuanya langsung dievakuasi ke polrestabes.
Besoknya langsung gelar perkara. Dan setelah ada minimal 2 alat bukti yang cukup akhirnya mereka ditetapkan sebagai tersangka.
Iqbal mengatakan, penyidik tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap 14 peserta party gay.
Siapa pun yang mengetahui atau ada keterlibatan, maka akan dilakukan pemeriksaan.
"Kami melakukan periksaan manajemen hotel, terlibat atau tidak. Tapi yang jelas, sampai saat ini masih berstatus saksi," sebut Iqbal kepada wartawan di Mapolreabes Surabaya, Kamis (4/5/2017).
Iqbal cukup menyayangkan, lantaran manajemen hotel tempat pesta gay itu mengaku tidak mengetahui adanya party gay yang dilakukan 14 orang.