Berita Entertainment
Penyanyi Era 90-an Lulusan Monash University Australia ini Punya Profesi yang Mencengangkan
Penyanyi ini Tak hanya Lihai Menyanyi Tapi Intelektualnya juga Tinggi. Peraih Gelar Master, Monash University Australia Ternyata Seorang...
SURYA.co.id - Kalian yang remaja tahun 1990-an pasti tak asing dengan penyanyi Fryda Luciana.
Penyanyi kelahiran Semarang, 17 Desember 1971 ini diorbitkan oleh budayawan Eros Djarot.
Saat itu Eros Djarot mencari figur penyanyi yang tidak hanya bisa menyanyi, tetapi juga memiliki intelektual bagus.
Dikutip dari wikipedia, Fryda tidak seperti penyanyi kebanyakan yang selalu menuruti kemauan produser, ia malah mengajukan syarat kepada Eros Djarot jika ingin mengajaknya rekaman.
Jadwal rekaman tidak boleh mengganggu kegiatan kuliahnya di Universitas Airlangga Surabaya.
Album pertama `Nuansa Cinta` dengan single hit `Rindu` sukses di pasaran
Setelah memperoleh gelar sarjana hukum, Fryda pun hijrah ke Jakarta untuk lebih menekuni dunia nyanyinya, menjadi MC dan moderator.
Tahun 2016, Fryda kembali berkolaborasi dengan Eros Djarot di album religi ‘Nabiku Cintaku”.
Di album religi pertama Eros Djarot itu Fryda menyanyikan lagu 'Rinduku PadaMu' dan 'Doa Untuk Negeri'.
Tak banyak yang tahu,di tengah aktivitas menyanyinya ini, Fryda yang menyandang gelar master bidang hukum (LL.M) dari Monash University Australia ini seorang pegawai negeri sipil di Kementeian Sektretariat Negara.
Dia pernah menjabat sebagai Asisten Deputi Dokumentasi Dan Diseminasi Informasi di Kementerian Sekretariat Negara.
Tahun lalu, Fryda cuti panjang karena mengikuti sang suami bertugas ke luar pulau.
Lalu apa aktivitas Fryda sekarang?
Selain masih berdinas, penyanyi berusia 45 tahun ini ternyata masih berhubungan baik denagn Eros Djarot.
Fryda dan Eros sukses membuat hymne organisasi artis Parfi 56 yang diketuai Marcella Zalianty.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/fryda-luciana_20170425_130745.jpg)