Jumat, 17 April 2026

Sambang Kampung

Pasang 16 CCTV, Warga Gubeng Kertajaya Bisa Pantau Keamanan Dari Gadget

Warga di Kampung Gubeng Kertajaya sepakat memasang 16 cctv sehingga mereka bisa memantau kondisi kampung lewat ponsel. Keren!

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/Habibur Rohman
Seorang warga Gubeng Kertajaya RT 2/RW 11 Surabaya, menunjukkan aplikasi di ponsel yang dipakai untuk mengawasi keamanan kampung yang telah dipasangi kamera CCTV di belasan titik. 

Sebab ternyata CCTV bisa digunakan untuk mengungkap kejahatan.

"Sempat ada pencuri yang sudah kita bawa ke polisi tapi nggak mau ngaku kalau dia mencuri. Akhirnya kita putarkan rekaman CCTV kita, akhirnya polisi percaya kalau dia adalah pencuri," kata Heru.

Meski begitu, disampaikan Heru bukan berarti keamanan kampung hanya mengandalkam CCTV.

Setiap hari kampung ini juga tetap dijaga oleh petugas keamanan. Dan setiap akhir pekan ada tujuh orang yang berjaga bersama-sama untuk ronda malam. Giliran ronda malam ini sekaligus menjadi ajang untuk menambah keguyuban warga kampung.

Pantau Anak-Anak Di Jam Belajar

Selain bermanfaat untuk kontrol keamanan, 16 CCTV yang terpasang di Kampung Gubeng Kertajaya juga berfungsi sebagai pengawasan jam belajar untuk anak-anak.

Ya, kampung ini memang punya waktu jam wajib belajar setiap hari pukul 19.00 hingga 21.00 WIB, selain akhir pekan.

Di setiap waktu ini, anak-anak tidak boleh berkeliaran di luar rumah. Melainkan harus di dalam rumah dan didampingi orang tua untuk belajar.

"Jadi kalau ada anak-anak yang masih main di luar pada jam wajib belajar, maka akan kita woro-woro di speaker kita untuk diingatkan," ucap Hendrik Mohammad, Humas RT 2.

Jadi yang mengawasi bukan hanya orang tua anak. Tapi juga para tetangga satu kampung.

Selain itu, kampung ini juga memiliki fasilitas yang ramah anak.

Salah satunya adalah stan quran. Yaitu TPQ untuk anak-anak yang bahkan sudah punya 40 santri anak-anak. Dan lima orang santri dewasa.

"Setiap sore mereka mengaji. Yang mengajar dari warga kampung kami sendiri," ujar Hendrik.

Selain itu juga ada taman baca untuk anak-anak.

Lantaran memiliki sejumlah fasilitas dan inovasi yang ramah anak, kampung ini sudah banyak menyabet penghargaan.

"Seperti juara green and clean sebagai kampung terinovasi, lalu dalam lomba Inisiasi Kampunge Arek Suroboyo juga jadi juara satu sebagai kampung aman," ujar Hendrik.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved