Minggu, 19 April 2026

Berita Pendidikan Surabaya

Peneliti Ini Peroleh Hak Paten Biodiesel Setelah 4 Tahun Melakukan Riset

Pembuatan biodiesel ini akan menghasilkan biodiesel sebesar 87,23 persen dari jelantah yang ada.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Titis Jati Permata
surya/sulvi sofiana
Prof Ir Lieke Riadi PhD, saat simulasi pembuatan biodiesel di di Laboratorium Teknik Reaksi Kimia, Gedung TG lantai 2 Kampus Tenggilis Universitas Surabaya Jalan Raya Kalirungkut Surabaya. 

“Waktu reaksi berkisar 170 – 200 menit dengan kecepatan pengadukan 400 rotasi per menit (rpm) untuk mendapatkan kontak yang baik antara minyak jelantah, metanol dan ozon,” paparnya.

Pembuatan biodiesel ini akan menghasilkan biodiesel sebesar 87,23 persen dari jelantah yang ada.

Jadi misalnya dari 5 liter minyak jelantah dapat menghasilkan 4,36 liter biodiesel.

“Rencana ke depan saya ingin membuat pilot plant untuk mengarah ke komersial,mungkin mencari dana bantuan atau kerjasama drngan industri,” ungkap wanita yang menyelesaikan pendidikan S3 di University of Sydney.

Biodiesel merupakan produk yang ramah lingkungan. Carbon yang ada di biodiesel diserap dari atmosphere melalui photosintesa di tanaman.

Ketika membakar biofuel maka carbon dikembalikan ke atmosphere dan tidak ada efek level Karbondioksida di atmosfer.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved