Minggu, 12 April 2026

Berita Surabaya

Pria Ini Beri Stiker Berisi Imbauan dan Perempuan Korbannya Percaya, yang Terjadi Kemudian. . .

Arifin memberikan striker berisi imbauan pada gadis berusia 21 tahun ini. Yang terjadi kemudian

Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Titis Jati Permata
surya/anas miftakhudin
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sinto Silitonga didampingi Kasubag Humas Kompol Lily DJ saat rilis pencurian ponsel dengan modus imbauan, Sabtu (24/2). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pelaku penipuan dengan modus pemberian stiker imbauan untuk dipasang di rumah-rumah kena batunya.

Tersangka Arifin (46) dijebloskan ke tahanan Polrestabes Surabaya setelah ngembat ponsel tipe terbaru.

Lelaki asal Pandegiling saat ditangkap Tim Anti Bandit Polrestabes Surabaya di rumahnya berusaha berdalih jika dirinya tidak tahu apa-apa.

Setelah petugas menunjukkan beberapa bukti termasuk stiker imbauan yang diberikan, tersangka langsung mengaku dan digelandang ke Mapolrestabes Surabaya.

Kejadian itu bermula saat korban Ayunda Siswanti Putri (21), karyawan Perumahan Pakal Madya didatangi tersangka.

Tersangka yang mengaku sebagai petugas kelurahan mendatangi korban untuk memberikan stiker yang bertuliskan imbauan tidak memberi sumbangan apapun.

Korban yang tengah duduk di kursi kantor yang di depannya ada meja mempersilakan Arifin duduk.

Setelah stiker diberikan ke korban, tersangka segera menyuruh Ayunda menempel di kaca kantor.

Begitu korban beranjak dari kursi, ponsel Samsung tipe S7 ditinggal di meja. Tersangka yang masih duduk di kursi, langsung beraksi dan berjalan meninggalkan kantor.

Pelaku yang berpotongan parlente pun pamit pada korban yang tengah memasang stiker di kaca.

Korban Ayunda baru sadar jika ponselnya raib setelah pelaku kabur mengendarai motor Honda Supra X. Kasus itu akhirnya dilaporkan korban ke Polrestabes Surabaya.

Tak lama berselang, posisi tersangka terlacak dari sinyal ponsel korban dan akhirnya ditangkap. Namun saat tersangka ditangkap, ponsel korban sudah dijual ke salah satu counter.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sinto Silitonga, menjelaskan modus yang dilakukan tersangka patut diwaspadai. Karena tersangka seolah-olah menolong tapi menjerumuskan orang lain.

"Masyarakat agar hati-hati dengan orang tak dikenal yang menawarkan sesuatu atau imbauan ke rumah-rumah. Waspadalah dengan barang milik Anda jika ada orang lain masuk ke rumah," imbau AKBP Sinto, Sabtu (24/2/2017).

Pencurian yang dilakukan tersangka, kata AKBP Sinto terbilang unik. Pasanya, tersangka Arifin saat melakukan aksi bermodal dari pengetahuan jika orang yang diberi imbauan pasti mau.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved