Jumat, 10 April 2026

Berita Jombang

BPBD Jombang Ingatkan Warga tetap Waspada Bencana Banjir, Longsor dan Beliung

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Jombang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada bencana alam banjir, tanah longsor dan angin.

Penulis: Sutono | Editor: Eben Haezer Panca
condolux
ilustrasi puting beliung 

SURYA.co.id | JOMBANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Jombang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada bencana alam banjir, tanah longsor dan angin puting beliung. Ini mengingat masih tingginya curah hujan di kawasan tersebut.

"Terutama mereka yang tinggal di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk lebih waspada terhadap bencana banjir karena curah hujan masih tinggi hingga akhir Februari dan diprediksi musim hujan baru akan berakhir april," ujar Kepala BPBD Jombang, Nur Huda kepada surya.co.id, Jumat (17/2/2017).

Menurut Nur Huda, beberapa DAS yang harus diwaspadai antara lain Sungai Gunting, Pancer, dan Sunagi Catakbanteng yang melintas di Kecamatan Mojowarno, Mojoagung dan Sumobito.

"Jika hujan deras dengan durasi cukup lama mengguyur kawasan hulu ketiga sungai tersebut, dipastikan beberapa desa akan teremdan banjir, terutama di Desa Kademangan Kecamatan Mojoagung dan beberapa desa di Kecamatan Mojowarno," imbuhnya.

Selain itu, Nur Huda juga menghimbau masyarakat untuk waspada terhadap angin puting beliung. Karena angin puting beliung dapat terjadi sewaktu-waktu dan di mana saja.

"Terutama di Kawasan permukiman yang berbatasan dengan daerah lapang. Jika sudah terlihat angin kencang dan awan hitam pekat, kemungkinan akan terjadi angin puting beliung," ujarnya.

Untuk daerah rawan longsor, sambung Nurhuda, terletak di Kecamatan Bareng dan Kecamatan Wonosalam, karena tempat tersebut terletak di lereng Gunung Anjasmoro dan wilayah perbukitan gunung Arjuno.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved