Selasa, 21 April 2026

Ekonomi dan Bisnis

Asosiasi Perusahaan Perkapalan Korea Gelar Kerjasama dengan Iperindo Jatim

Sebelas perusahaan pembuat kapal yang berbasis di Korea Selatan bekerjasama denan Ikatan Perusahaan Kapal Indonesia Jatim. Begini bentuk kerjasamanya.

surabaya.tribunnews.com/Bobby Constantine Koloway
Dari kiri: Chung Chang-Soo-Managing Director Komea, Suh Byung-Soo-walikota Busan, dan Romeo Hasan Basri-Ketua Iperindo Jatim, pada acara penandatanganan MoU kerjasama di hotel Shang-ri La, Surabaya (Rabu, 15/2/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebelas perusahaan pembuatan kapal yang berbasis di Busan, Korea Selatan, menyepakati kerjasama dengan Ikatan Perusahaan Kapal Indonesia (Iperindo) Jatim, Rabu (15/2/2017).

Pada acara yang berlangsung di Pelangi Room, hotel Shang-ri La Surabaya ini, proses penandatanganan MoU disaksikan langsung oleh Suh Byung-Soo, walikota Busan.

Sebelas perusahaan perkapalan yang tergabung dalam Korean Mariane Equipment Association (Komea) ini sepakat untuk berinvestasi di sektor pembuatan kapal. Menurut Byung-Soo, kerjasama ini tak lepas dari adanya ikatan persaudaraan di antara kota Surabaya dan Busan.

"Selama 23 tahun Busan telah menjadi sister city Surabaya. Selama itu pula, beberapa kerjasama telah dibuat di antara kedua kota. Sehingga, kerjasama ini adalah salah satu bentuk komitmen kami untuk terus menjalin kerjasama denga kota ini," ujar Byung-Soo di hadapan perwakilan perusahaan dari kedua negara.

Selain itu, baik Jatim khususnya Surabaya dan Busan, juga memiliki kesamaan dalam hal geografis. Busan berada di tenggara Korea Selatan, menjadi kota terbesar kedua setelah Seoul.

Selain itu, letaknya yang berbatasan langsung dengan pantai, juga membuat kota ini dijuluki kota maritim. Bahkan, pelabuhan di kota ini menjadi satu di antara tiga pelabuhan tersibuk di dunia.

Begitu halnya dengan Surabaya. Surabaya menjadi kota terbesar dengan tingkat pertumbuhan tertinggi kedua setelah DKI Jakarta. Surabaya juga memiliki pelabuhan serta perusahaan pembuat kapal raksasa di Indonesia. Satu di antaranya adalah PT PAL Indonesia.

Sehingga, dengan adanya beberapa kesamaan tersebut, jalinan kerjasama, khususnya di sektor maritim akan berjalan semakin mudah.
"Busan maupun Surabaya merupakan kota yang sama-sama berpotensi untuk terus berkembang. Khususnya dari sektor industri maritim," tandas Byung-Soo.

Meski bertindak sebagai inisiator, pihaknya masih enggan menentukan besaran nilai investasi yang akan digelontorkan. Menurut Chung Chang-Soo, Managing Director Komea, pihaknya masih akan melakukan pembicaraan lebih lanjut dengan Iperindo Jatim terkait bentuk realisasi program kerjasama ini.

"Kami masih akan memembicarakan terkait detail kerjasama, khususnya perusahaan di jatim yang akan kami ajak kerjasama. Namun, kami pastikan bahwa kerjasama ini akan menguntungkan kedua belah pihak," ujar Chang Soo.

Pada penandatanganan MoU tersebut, Iperindo Jatim diwakili oleh Romeo Hasan Basri, Ketua Iperindo Jatim. Selain disaksikan oleh para perwakilan dari kedua negara, acara ini juga dihadiri oleh Jamhadi, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved