Berita Magetan

Kantor Kemenag Magetan Dibobol Pencuri, Rp 60 Juta di Brankas Raib

Kantor Kemenag Kabupaten Magetan, Senin (30/1/2017) dini hari dibobol pencuri. Akibatnya, uang Rp 60 juta di brankas raib. Siapa pelakunya??

Kantor Kemenag Magetan Dibobol Pencuri, Rp 60 Juta di Brankas Raib
kgb security
ilustrasi brankas rusak 

SURYA.co.id | MAGETAN - Brankas Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Magetan yang berlokasi di Jalan Karya Dharma, Desa Ringinagung, dibobol maling, Senin (30/1/2017).

Akibatnya, uang kas kantor senilai Rp 60 juta yang disimpan di almari besi tanam raib.

Menurut pelaksana tugas (plt) Kepala Kakemenag Kabupaten Magetan Takin, kejadian itu diperkirakan terjadi dini hari saat kawasan itu diguyur hujan deras selama semalaman.

"Kami tahunya saat Karyawan Kemenag masuk kantor, Senin (30/1/2017) sekitar pukul 6.30 WIB. Ketika itu staf bagian keuangan melihat brankas yang.ditanam diruang bendahara terbuka," kata Takin kepada Surya.co.id.

Menurut Takin, pencuri masuk ruang keuangan lewat ruang Bimbingan Masyarakat Islam (Bimais) setelah berhasil memanjat pagar tembok belakang kantor dan merusak kawat berduri.

"Diperkirakan masuknya pelaku lewat ruang Bimais, sebelum masuk ke ruang keuangan tempat brankas uang ditanam. Setelah berhasil membawa uang, pelaku keluar lewat jalan masuk dan memanjat tembok kembali," kata Takin.

Akibat aksi pencurian itu, kata Takin, Kantor Kemenag kehilangan uang kas yang disimpan di brankas tanam setempat sebesar Rp 60 juta.

"Sementara yang diketahui baru uang kas Rp 60 juta. Lain belum kita inventarisir. Kalau sekilas dilihat hanya uang di brankas, yang lain tidak ada,"jelas Takin.

Sementara Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Magetan AKP Agus Supriyanto, sudah berhasil mengidentifikasi pelaku yang diperkirakan masuk lewat pagar belakang dan merusak jendela, kemudian masuk ruang keuangan.

"Masuk ke ruang brankas itu setelah merusak jendela belakang kantor. Pelaku juga merusak pagar kawat berduri diatas tembok belakang,"kata AKP Agus Supriyanto kepada Surya, Senin (30/1/2017).

Dikatakan AKP Agus, Polisi akan memanggil dua penjaga malam kantor yang saat kejadian sedang berada ditempat, di pos jaga pintu depan kantor Kemenag.

"Kami masih minta keterangan dua penjaga malam. Soalnya pelaku pencurian membuka gembok brankas dengan cara merusak pakai alat pemukul. Mestinya ini menimbulkan bunyi, tapi kedua penjaga tidak mendengar," tandas AKP Agus Supriyanto.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved