Senin, 13 April 2026

Berita Banyuwangi

Begini Rencana Acara Malam Pergantian Tahun di Banyuwangi Besok

Malam pergantian tahun di Kabupaten Banyuwangi akan di pusatkan di Alun-alun Blambangan dengan menggelar malam refleksi (muhasabah) bersama.

Penulis: Haorrahman | Editor: Musahadah
surya/haorrahman
Malam pergantian baru di Kabupaten Banyuwangi akan di pusatkan di alun-alun Blambangan dengan menggelar malam refleksi (muhasabah) bersama. ‎ 

SURYA.co.id | BNAYUWANGI - Malam pergantian tahun di Kabupaten Banyuwangi akan di pusatkan di Alun-alun Blambangan dengan menggelar malam refleksi (muhasabah) bersama, Sabtu (31/12/2016) malam.

Refleksi diperlukan untuk mengoreksi berbagai program dan mengukur berbagai capaian.

"Merefleksikan berbagai hal yang telah kita lakukan selama tahun ini penting kiranya untuk dijadikan acuan dalam menghadapi tahun depan. Yang baik dilanjutkan, yang kurang ditambah dan yang tidak tepat kita hindari," ungkap Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Dengan refleksi tersebut, lanjut Anas, berbagai tantangan tahun 2017 mendatang akan bisa dihadapi dengan baik dan seksama .

Tantangan global dan nasional yang semakin berat di tahun depan, mau tidak mau juga akan dihadapi oleh daerah. Baik di bidang ekonomi, politik, sosial, keamanan dan lain sebagainya.

“Oleh karena itu, kita harus menyiapkan diri untuk menghadapi berbagai kemungkinan tantangan tersebut,” paparnya.

Dalam malam refleksi pergantian tahun seluruh PNS dan masyarakat Banyuwangi akan bersama bermunajat dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Dengan doa tersebut, semoga Banyuwangi diberikan kekuatan dan kemudahan untuk melewati tahun baru dengan lebih baik,” harap Anas.

Lebih lanjut, Anas menyampaikan, dengan adanya malam refleksi di malam pergantian tahun baru itu, bisa menjadi media untuk memberikan kegiatan positif kepada masyarakat Banyuwangi dalam melewati pergantian tahun.

"Lebih baik pergantian tahun dilalui dengan bermuhasabah dan berdoa bersama. Jangan malah diisi dengan kegiatan-kegiatan negatif yang merugikan diri sendiri terlebih orang lain. Semuanya, akan lebih baik jika berkumpul bersama di alun-alun untuk berdoa. Ajak anak, istri, keluarga, tetangga dan teman-temannya semua,” katanya.

Kegiatan tersebut akan dihadiri para tokoh agama, kiai, habaib, dan lainnya.

Diawali dengan pembacaan sholawat, refleksi, tausiyah dan juga doa bersama.

“Selain dari kiai dan habaib dari Banyuwangi, malam refleksi akhir tahun juga akan dihadiri langsung oleh KH. Muzakki dari Jember bersama jama’ah manaqib Syekh Abdul Qadir-nya,” terang Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Daerah Banyuwangi Nurul Cholili selaku pelaksana kegiatan.

Selain itu, menurut Cholili, malam refleksi tersebut akan ditutup dengan penyulutan kembang api tepat tengah malam pergantian tahun.

“Tepat jam 12.00 malam, juga akan ada kembang api sebagai penanda pergantian tahun,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved