Video

VIDEO - Leher Monyet Terikat lalu Ditarik agar Ngebut seperti Valentino Rossi

TOPENG MONYET diikat lehernya dengan rantai kecil panjang, kemudian ditarik secara keras dari suatu tempat ke arah yang lain.

SURYA.co.id | SURABAYA - Beginilah nasib kera kecil jika dipaksa mengamen untuk menghidupi kebutuhan manusia.

Mereka dipaksa beraksi agar menarik perhatian sehingga dapat menghasilkan uang.

Menurut pengamen topeng monyet yang sedang beraksi di Perumahan Tambakrejo Indah, Sidoarjo sekali mengamen bisa menghasilkan Rp 10.000 hingga Rp 20.000. "Sekali mengamen bisa dapat segitu," katanya yang menolak menyebut namanya.

Monyet yang mereka bawa akan melakukan berbagai macam atraksi dengan diiringi alat musik yang dimainkan olah seorang anggota rombongan topeng monyet lainnya.

Berbagai adegan dilakukan oleh monyet kecil ini untuk mengamen di kampung-kampung. Monyet kecil ini piawai mengendarai kendaraan kecil yang dirancang secara khusus mirip sepeda motor, bak para pembalap di Moto GP.

Sebagaimana terlihat dalam video di atas, monyet itu diikat lehernya dengan rantai kecil panjang, kemudian ditarik secara keras dari suatu tempat ke arah yang lain.

Akibatnya, ada dorongan kuat sehingga monyet ini seperti mengendarai sepeda motor. Sampai adegan seperti itu berulang kali dilakukan oleh pemiliknya.

Tak hanya piawai mengendarai kendaraan. Monyet ini juga diperintahkan untuk melakukan atraksi lain seperti adegan salat, adegan menjual bakso, dan menjadi penari topeng.

Sejak tahun 2014 DKI Jakarta telah melarang pertunjukkan topeng monyet, di jalan-jalan di Ibu Kota Jakarta. Namun larangan itu masih sebatas di Jakarta saja.

Penulis: Dodo Hawe
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved