Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Ekonomi Bisnis

UBM Maksimalkan Pabrik Baru guna Perluas Pasar Ekspor Eropa

Suryawan, Marketing Development PT UBM, mengatakan saat ini pihaknya sedang mengembangkan pabrik baru yang berada di Cikande, Banten.

Tayang:
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
surya/sri handi lestari
PT UBM memberikan apresiasi kepada para pelanggannya melalui undian berhadiah utama mobil Honda Mobilio di sela perayaan 40 tahun UBM. 

SURYA.colid | SURABAYA – Ditengah persaingan pasar yang ketat, PT United Waru Biskuit Manufactur ing (UBM) tidak hanya bertahan.

Perusahaan makanan ringan berdiri dan tumbuh di Waru, Sidoarjo ini berusaha melesak ke pasar yang saat ini mayoritas dikuasi group Mayora tersebut.

Suryawan, Marketing Development PT UBM, mengatakan saat ini pihaknya sedang mengembangkan pabrik baru yang berada di Cikande, Banten.

“Pabrik baru kami sudah satu tahun terakhir ini dibangun dan mulai beroperasi. Target kami dengan pabrik baru ini bisa memperluas pasar ekspor ke Eropa,” jelas Suryawan, disela perayaan 40 tahun PT UBM yang digelar di Surabaya, Jumat (16/12/2016) malam lalu.

Saat ini pasar ekspor biskuit produksi PT UBM baru sekitar 10 persen. Tersebar di beberapa negara, antara lain negara-negara ASEAN, Tiongkok, dan negara timur tengah.

Dengan keberadaan pabrik baru di Cikade, UBM mentargetkan pasar ekspor di Eropa, yang saat ini masih permintaannya dalam bentuk produksi biskuit tanpa kemasan atau brand lokal, cukup tinggi.

“Kami targetkan ekspor mendatang bisa pakai brand kami. Karena itu selain menguatkan pabrik baru, kami juga sedang persiapan syarat khusus untuk bisa ekspor ke Eropa secara nyaman, aman dan menguntungkan,” tambah Suryawan.

Saat ini, UBM memiliki lebih dari 120 brand biskuit yang pemasarannya sudah mencapai seluruh Indonesia. Kontribusi terbesar masih dari Jatim, kemudian Indonesia Timur, khususnya Sulawesi Selatan.

Agus Darsono, Direktur UBM, menambahkan, saat ini pasar biskuit di Indonesia masih sekitar 5 persen.
“Masih kalah dengan roti dan mie instan yang pasarnya sudah diatas 10 persen dan 20 persen. Tapi potensinya masih besar,” jelas Agus.

Sepanjang tahun 2016, di semester II, saat ekonomi mulai membaik, kinerja PT UBM diakui mengalami peningkatan penjualan hingga lebih dari 10 persen. Di tahun 2017, pihaknya juga mentargetkan pertumbuhan yang sama.

“Dengan indikator pertumbuhan ekonomi nasional yang sudah diatas 5 persen, adanya tax amnesty, dan kondisi politik yang stabil, kami optimis tahun-tahun mendatang akan tumbuh lebih tinggi,” tambahnya.

Salah satu upaya yang dilakukan UBM adalah memaksimalkan dan memberi pelayanan yang lebih bagi para distributor.

Salah satunya melalui program Kejutan Semarak Transaksi Undian Meriah (Kesetrum) sebagai bentuk apresiasinya.

Berupa undian berhadian bagi pelanggan mulai dari konsumen hingga distributor. Hadiah utama yang diundi berupa Mobil Honda Mobilio.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved