Hukum Kriminal Surabaya

Chinchin Mulai Diadili, Ini Dakwaan Jaksa Berdasarkan Laporan Suaminya

SOSIALITA SURABAYA TERPENJARA. Trisulowati Jusuf (Chin Chin) diadili atas dakwaan pencurian dokumen PT Blauran Cahaya Mulia.

Chinchin Mulai Diadili, Ini Dakwaan Jaksa Berdasarkan Laporan Suaminya
anas miftakhudin
Terdakwa Trisulowati alias Chin Chin kelihatan bugar saat duduk di kursi pesakitan dalam sidang perdana di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (14/12/2016). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Terdakwa Trisulowati Jusuf yang biasa dipanggil Chin Chin atau Chinchin menjalani sidang perdana dalam perkara pencurian dokumen PT Blauran Cahaya Mulia (BCM) di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (14/12/2016).

Sesuai dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sumantri di hadapan majelis hakim yang diketuai Unggul Warso Murti.

Dakwaan setebal delapan halaman ini menyebut jika terdakwa melakukan perbuatan yang merugikan orang lain.

Pada 15 Februari 2016, saksi Gunawan Angka Widjaja, Komisaris PT BCM tahu ada debt collector dari suplier PT BCM menagih Agus Suhendro, Direktur PT BCM.

Juga Chin Chin selaku Dirut sekaligus istri Gunawan sebesar Rp 700 juta. Sepengetahuan Gunawan, tidak pernah memiliki tunggakan utang selama setahun yang tidak dibayar pada pihak lain.

Gunawan lantas bertanya pada terdakwa, kenapa sampai nunggak selama setahun. Terdakwa lantas menjawab tidak ada uang dan terdakwa mengatakan biar terdakwa dan Agus Suhendro yang pasang badan.

Gunawan saat itu mengatakan tidak bisa, selama ia masih kerja tidak mau kerja seperti ini.

Selanjutnya, Gunawan menanyakan berapa tunggakan yang belum dibayar dan dijawab terdakwa tunggakan sebesar Rp 700 juta dan tunggakan keseluruhan dari perusahaan nilainya Rp 6 miliar.

"Terdakwa selanjutnya minta uang pribadi Gunawan Rp 5,6 miliar dengan janji akan dikembalikan dan akan segera membuat laporan keuangan dan laporan rekening bank milik PT BCM," tutur Sumantri saat membacakan dakwaan.

Pada 2 Maret 2016, debt collector dari suplier datang lagi untuk menagih atas tagihan yang sama dan Gunawan menegur terdakwa.

Halaman
123
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved