Berita Tuban
Enam Hari Tak Pulang, Kakek Ini Ditemukan Meninggal di Jurang
"Sudah enam hari tak pulang, kami mencari kemana-mana,” kata Komarudin kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Penulis: Iksan Fauzi | Editor: Yoni
SURYA.co.id | TUBAN - Enam hari, Ngasman (90) warga Dusun Bancang Desa Tahulu Kecamatan, Merakurak, Kabupaten Tuban tak pulang ke rumah.
Namun, pada Selasa (6/12/2016) sekitar pukul 11.00, kakek ini ditemukan meninggal dunia di jurang berbatu dekat bekas tambang batu kapur kedalaman sekitar 50 meter.
Lokasi jurang tempat jatuhnya Ngasman berada jauh dari jalan umum membuat Tim identifikasi Polres Tuban berjuang keras untuk mengambil jasadnya.
Menurut keponakan Ngasman, Komarudin yang ada di lokasi, Ngasman telah meninggalkan rumah sejak Kamis (1/12/2016) sekitar pukul 03.00.
Kala itu, Ngasman hendak mencari tembakau dan arit (alat memotong rumput).
Lama tak pulang membuat keluarga Ngasman khawatir. Anggota keluarganya pun mencari keberadaan Ngasman. Namun tak ditemukan hingga warga desa menemukan jasad Ngasman berada di jurang.
"Sudah enam hari tak pulang, kami mencari kemana-mana,” kata Komarudin kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Komarudin mengenali barang yang dibawa Ngasman sebelum meninggalkan rumah. Barang itu berupa sarung, senter, dan sandal yang ditemukan dekat mayatnya.
"Sepertinya paman saya jatuh. Ini barang miliknya ada di atas jurang," katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Mendengar ada penemuan mayat, warga desa berduyun-duyun ingin mengetahuinya. Mereka malah melihat dari dekat meski lokasinya berpotensi membahayakan mereka.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-tuban-inilah-barang-milik-korban-sebelum-terjatuh-di-jurang_20161206_175155.jpg)