Berita Kampus Surabaya
Dua Dosen STIE Perbanas Surabaya Pembicara di MAAP Filipina
"Tidak ada komunitas manusia tinggal di situ. Pokoknya sepi dan penuh cerita tragedi kekejaman perang oleh penjajah di negeri Filipina itu," kata Dr.
SURYA.co.id | SURABAYA - American University of Sovereign nations (ASUN) mengundang dua dosen STIE Perbanas Surabaya sebagai pembicara kunci (keynote speakers).
Prof. Dr. Tatik Suryani dan Dr. Djuwari, M.Hum, keduanya dosen STIE Perbanas Surabaya menjadi pembicara kunci di dalam konferensi internasional
yang diadakan di Maritime Academy of Asia and the Pacific (MAAP), di kota Mariveles Bataan,Filipina.
Acara itu digelar selama seminggu pada pekan awal November 2016 lalu.
Tema yang diangkat dalam acara tersebut terkait dengan perdamaian dunia.
Prof. Dr Tatik Suryani, memberikan paparan tentang Kepemimpinan Perguruan Tinggi dan Kewirausahaan. Adapun Dr. Djuwari, M.Hum, menyajikan tema tentang Sistem Pendidikan Global dalam rangka Perdamaian Bangsa-bangsa.
Yang menarik dalam acara ini adalah, sebelum diawali konferensi, semua peserta diajak ke sebuah pulau terpencil, yaitu pulau Corrigidor.
Dalam pulau itu, terdapat banyak gedung-gedung sisa-sisa pembakaran karena peperangan.
Sepanjang pulau tersebut berjajar bangunan hangus dan berantakan. Gedung barak ini sengaja dibiarkan dan tidak ditata ulang. Tidak ada bangunan baru.
"Tidak ada komunitas manusia tinggal di situ. Pokoknya sepi dan penuh cerita tragedi kekejaman perang oleh penjajah di negeri Filipina itu," kata Dr. Djuwari, M.Hum, keduanya dosen STIE Perbanas kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Senin (28/11/2016) .
Kisah perang dunia II
Setelah itulah, peserta dan pembicara mulai konferensi di hari berikutnya, 3 November 2016. Disinilah, suatu tempat Perguruan Tinggi kemaritiman, MAAP yang serba lengkap media
pembelajarannya.
Di sebuah ruangan khusus, Tatik Suryani dan Djuwari sebagai pembicara kunci.
Di sini ada 4 pembicara kunci. Pertama adalah Prof. Dr. Darryl Macer dari AUSN dan Prof. Dr. Rajjef Arora, dari India. Hari berikutnya, 4 November 2016, Presentasi tentang kemajuan MAAP oleh Rektornya, VADM Eduardo Ma R. Santos, AFP (Ret).
AUSN merupakan universitas yang memberikan beasiswa kerpada banyak mahasiswa dari berbagai negara.
Namun, tempat konferensi tuan rumah adalah MAAP, Marveles Bataan, Filipina.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-dua-dosen-stie-perbanas-jadi-pembicara-di-filipina_20161128_201939.jpg)