Berita Surabaya
1.000 Bibit Pohon Sirsak untuk Desa Ketanireng, Prigen Pasuruan, ini Tujuannya
"TUJUAN dilakukannya pemberian bantuan 1000 bibit pohon dan santunan anak yatim adalah sebagai salah satu bentuk implementasi BSM."
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Bank Syariah Mandiri (BSM) wilayah Surabaya memberikan bantuan 1.000 bibit pohon sirsak (nongko londo) dan santunan anak yatim kepada masyarakat Desa Ketanireng, Prigen, Pasuruan.
Penyerahan bantuan tersebut dihadiri Hj Lulis Irsyad Yusuf, SE, istri Bupati Pasuruan.
Acara dilakukan bersinergi dengan Laznas BSM dalam rangka memeriahkan Milad BSM Ke-17.
"Tujuan dilakukannya pemberian bantuan 1000 bibit pohon dan santunan anak yatim adalah sebagai salah satu bentuk implementasi BSM dalam menjalankan program corporate social responsibility (CSR)," kata Agus Sumirat, Regional Office Head V BSM, Senin (28/11/2016).
Selain itu BSM juga ingin turut serta menyukseskan program pemerintah Kabupaten Pasuruan yaitu
“Penanaman Satu Juta Pohon”. BSM mengajak peran serta masyarakat Desa Ketanireng untuk berpartisipasi dalam menjalankan program pemerintah tersebut.
BSM berkomitmen untuk senantiasa melakukan kegiatan CSR yang berlandaskan pada tiga aspek yaitu spiritualisme, nasionalisme dan kesejahteraan.
‘’Kami ingin melalui kegiatan CSR ini, BSM dapat membina silaturahim dan meningkatkan awareness masyarakat terhadap pentingnya bank syariah, khususnya Bank Syariah Mandiri," tambahnya.
Dari sisi produk, Bank Syariah Mandiri fokus pada sosialiasi dan penjualan lima produk utama di segmen ritel yakni Tabungan Mabrur Junior dan Tabungan BSM, Gadai & Cicil Emas, Pembiayaan Mikro, Pembiayaan Griya dan Pembiayaan Pensiunan.
Upaya tersebut dilakukan untuk lebih menajamkan image produk BSM ke tengah masyarakat.
Fokus pada lima produk tsb merupakan bagian dari implementasi Corporate Plan 2016-2020 terutama tentang simplifikasi produk dan proses.
Manajemen juga melakukan transformasi di jaringan di mana unit kerja di Cabang fokus pada penjualan produk ritel.
Produk terkait wholesale dilaksanakan unit kerja khusus wholesale banking.
Di tengah laju perekonomian yang masih belum kondusif sepanjang tahun 2015-2016, pertumbuhan bisnis dari lima produk unggulan tersebut on track sesuai target.
Indikatornya adalah kinerja dari produk unggulan tersebut yang rata-rata cukup baik.
Dengan kinerja yang cukup positif sampai triwulan ketiga tahun 2016, Manajemen berharap dapat membukukan kinerja yang baik hingga akhir 2016 dan dapat terus tumbuh hingga mencapai target asset 200 triliun pada tahun 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pasuruan-bibit-sirsak_20161128_232817.jpg)