Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Jombang

Santri Tambakberas Korban Keracunan Digratiskan Biaya Perawatan, Penyebabnya. . .

Pemkab Jombang menggratiskan alias tidak menarik biaya perawatan para santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas yang keracunan akibat...

Tayang:
Penulis: Sutono | Editor: Musahadah
surya/sutono
Dua santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang yang masih dirawat di RSUD karena keracunan. 25 lainnya sudah dibolehkan pulang. 

SURYA.co.id|JOMBANG - Pemkab Jombang menggratiskan alias tidak menarik biaya perawatan para santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas yang keracunan akibat terpapar asap fogging.

Pembebasan seluruh biaya perawatan tersebut berlaku bagi santri yang dirawat di RSUD Jombang maupun di RS Pelengkap Jombang, yang total mencapai 31 orang santri.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab.

"Itu kebijakan yang kami ambil. Kami membebaskan seluruh biaya perawatan bagi korban keracunan yang diduga diakibatkan asap fogging," kata Mundjidah Wahab, Selasa (22/11/2016).

Disinggung penyebab keracunan, Mundjidah berkilah saat ini Dinas Kesehatan Pemkab bersama Polres Jombang masih melakukan kajian. "Hasilnya masih kami tunggu," jelasnya.

Soal kemungkinan penyebabnya asap fogging, dia berharap ke depan pemerintahan desa supaya berhubungan dengan Dinas Kesehatan agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu Direktur RSUD Jombang, dr Pudji Umbaran mengatakan, hingga Selasa (22/11/2016), sebagian besar santri yang dirawat inap di RSUD Jombang sudah diperbolehkan pulang.

"Sekarang tinggal dua orang saja yang belum dibolehkan pulang, karena kondisinya masih lemah," kata dr Pudji kepada Surya.co.id, Selasa (22/11/2016) pagi.

Menurut Pudji, para santri yang terpapar asap itu semula hanya sesak napas. Namun setelah racun masuk ke tubuh mereka, mereka mulai mual, muntah, serta pusing. Kondisi kian memburuk karena dibarengi diare.

"Kami memberikan beberapa asupan gizi. Tingkat keparahannya sudah tidak seperti kemarin. Kami tidak berani memulangkan khawatir kondisinya memburuk lagi. Kami harus pastikan mereka kondisinya baik dulu," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya 31 santri PPBU dilarikan ke RSUD dan RS Pelengkap Jombang.

Mereka mendadak mual, muntah, sesak napas serta pusing serta diare.

Mereka mengalami gejala tersebut terkena asap fogging.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved