Rabu, 22 April 2026

Kejahatan Dimas Kanjeng

Pria yang Didaulat Jadi Mahaguru Dimas Kanjeng Ini Sempat Dikira Gabung ISIS

Sadeli yang baru dua kali pergi ke Jawa Timur, mengaku kepada para tetangganya ikut sebuah pengajian.

surya/ahmad zaimul haq
MAHA GURU - Tujuh mahaguru bentukan Dimas Kanjeng yang bertugas merekrut massa pengajian saat gelar perkara di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, Senin (7/11/2016). 

Kaitan suaminya dengan Taat Pribadi juga tidak diketahui Lina, istri Sadeli.

Ia hanya tahu suaminya ikut sebuah pengajian. Dia tidak ambil pusing pada kegiatan Sadeli.

Terlebih ada uang yang diberikan sepulang dari perjalanan sang suami. "Nggak banyak, cuma Rp 3,5 juta," kata Lina.

Ia mengetahui suaminya sudah dua kali ikut sebuah pengajian. Ia hanya tahu ada pelayan teramat baik untuk suaminya.
"Perginya dijemput taksi, naik pesawat, di sana tidur di hotel," ujarnya.

Ibu rumah tangga yang tidak mau lama-lama diajak berbincang ini, kerap menyebut selama pergi pengajian, suaminya sering menelepon dan bercerita soal kemewahan fasilitas.

Saat pemberitaan media mulai marak soal kasus dugaan penipuan bermodus pengadaan uang yang melibatkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Lina mengatakan suaminya tidak gelisah. "Dia kan cuma ditipu saja," jawabnya.

Sadeli yang baru dua kali pergi ke Jawa Timur, mengaku kepada para tetangganya ikut sebuah pengajian.

Dia pun sempat bercerita ada sejumlah uang yang didapat dari kegiatannya.

Namun, kecurigaan sempat timbul pada warga RT 004/RW 008.
Seperti yang dilontarkan Sarjana, Ketua RW setempat, masyarakat mulai mengira Sadeli ikut kegiatan terlarang.

"Ada warga cerita, sempat ada yang tanya ke dia, ikut Gafatar atau ISIS? Tapi dia bantah. Dia bilang cuma dengar orang ceramah saja," sebut Sarjana.

Saimin, laki-laki yang menyebut dirinya masih punya hubungan darah dengan Sadeli, mengaku pernah dibujuk ikut pengajian Taat Pribadi.

Wajah tukang ojek itu, serupa dengan para mahaguru abal-abal lainnya, yaitu rambutnya telah memutih.

Saimin menceritakan dia diperlihatkan sejumlah uang.

"Kata dia, kerjanya cuma angguk-angguk seperti orang berdoa dan diam saja," sebut Saimin.

Namun, masih ada kecurigaan Sadeli terlibat hal yang terlarang membuat dirinya enggan ikut jadi mahaguru Taat Pribadi.

"Saya takut kalau-kalau diajak ke Gafatar," tuturnya. (Valdy Arief)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved