Berita Surabaya
Surabaya Inline Skaters Community, Manfaatkan Taman Kota Surabaya untuk Berlatih
Mereka kini makin leluasa memanfaatkan semua taman kota di Surabaya, yang sebelumnya ‘terlarang’ bagi mereka.
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Fenomena maraknya permainan sepatu roda disambut positif pehobi sepatu roda yang tergabung di Surabaya Inline Skaters Community.
Mereka kini makin leluasa memanfaatkan semua taman kota di Surabaya, yang sebelumnya ‘terlarang’ bagi mereka.
Ungkapan anggota komunitas ini tidak mengada-ada. “Pada 2012, kami dilarang masuk taman kota,” tegas Kokoh Fien Panjalu Bakti, Ketua Umum Surabaya Inline Skaters Community, Kamis (3/11/2016).
Kala itu, menurut pria yang akrab disapa Fien ini, aktivitas sepatu roda dianggap bisa merusak taman kota, khususnya jalur-jalur setapak bagi pengunjung taman.
Namun, belakangan terbukti bahwa roda pada sepatu roda ini tidak membawa efek buruk bagi kondisi dan keindahan taman.
Karena itu pula, Fien berharap, pehobi sepatu roda memanfaatkan taman kota untuk beraktivitas.
“Anggota komunitas maupun di luar anggota saya harap menyemarakkan taman kota untuk beraktivitas positif, khususnya bersepatu roda yang aman,” katanya.
Diakui Fien, komunitas penggemar sepatu roda belum semarak seperti sekarang.
Belakangan antusiasme masyarakat, terutama kalangan anak muda, cukup besar yang menggemari permainan ini.
Kondisi ini terlihat dari kian banyaknya anggota komunitas ini. Sejak diproklamirkan pada 8 Juni 2015, anggota Surabaya Inline Skaters Community sudah mencapai 120 orang dengan usia beragam, mulai 7 tahun hingga 60 tahun.
Semula, mereka hanya berlatih tiap Rabu malam. Seiring berkembangnya anggota, waktu pertemuan untuk berlatih pun ditambah pada Sabtu dan Minggu malam.
“Latihan fokus pada malam karena anggota ada yang bekerja dan sekolah,” imbuh Mey Kurniawati, anggota Surabaya Inline Skaters Community.
Khusus Rabu, kegiatan latihan untuk anggota yang sudah lama bergabung di komunitas.
Sedang Sabtu dan Minggu, terbuka bagi mereka yang niat belajar sepatu roda atau anggota baru komunitas.
Untuk hari Minggu, mereka menggelar ‘urban’, yaitu berselancar keliling kota pakai sepatu roda kebanggaan.
Rutenya, mulai Balai Kota Surabaya hingga ke Taman Bungkul, kembali ke Balai Kota.