Berita Surabaya
Muak dengan Kemacetan, Warga Surabaya Tak Sabar Ingin segera Nikmati Trem
"Sudah lama kami impikan ada transportasi yang nyaman dan bebas macet. Katanya mau ada trem, ini yang ditungu masyarakat," ucap Ima, karyawan swasta.
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Warga Surabaya sudah tak sabar ingin merasakan angkutan massal cepat (AMC) di tengah kota.
Mereka sudah muak dengan suasana macet di sejumlah tempat di ibu kota Jatim ini.
"Sudah lama kami impikan ada transportasi yang nyaman dan bebas macet. Katanya mau ada trem, ini yang ditungu masyarakat," ucap Ima, salah satu karyawan swasta, Kamis (3/11/2016).
Rata-rata sejumlah warga Surabaya sudah mengetahui kalau ada rencana Pemkot Surabaya merealisasikan angkutan masal cepat jenis trem.
Mereka sangat mengimpikan moda transportasi ini.
Apalagi trem akan terbebas dari macet.
Setiap hari apalagi saat jam masuk kerja dan pulang kantor, hampir semua ruas jalan di Surabaya macet.
Mulai dari bundaran Waru, A Yani Dolog, RSI Wonokromo, Joyoboyo, KBS, Basuki Rahmat, hingga ruas jalan lain semua macet.
Begitu juga dari arah sebaliknya juga macet.
"Trem kan pakai jalan sendiri jadi tidak jadi satu dengan jalan raya. Jadi tak macet. Seperti Bus Way di Jakarta pakai jalur sendiri," kata Wahyono, warga yang lain.
Kementerian Perhubungan, Kementerian Pembangunan Nasional Bappenas, PT KAI, dan Pemkot Surabaya saat ini tengah menyiapkan Pembangunan proyek Trem.
Ini menjadi solusi masuk akal dibanding monorail atau light rail transit (LRT).
Selain tinggal reakrivasi jalur, proyek itu juga bisa menekan biaya dibanding LRT.
Wali Kota Surabaya menyebutkan bahwa untuk proyek trem beserta infrastruktur pendukung akan menekan anggaran Rp 2,4 triliun.
Rencananya jalur trem akan dimulai dari stasiun Wonokromo hingga menuju Panglima Sudirman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/surabaya-trem-armada-cepat-tanpa-macet_20161103_204250.jpg)