Tuti Maryati Kuasai Lagu Berbagai Negara
Tuti Maryati akan kembali pentas di luar dalam rangka membawa misi kebudayaan. Kali ini, penyanyi keroncong ternama Indonesia itu akan "membius"
SURYA.co.id - Penyanyi keroncong ternama Indonesia Tuti Maryati hingga kini masih disibukkan dengan aktivitas bernyanyi dalam rangka membawa misi kebudayaan ke luar negeri. Dirinya kerap menghadiri undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di berbagai negara.
Selain tentunya menyanyikan lagu keroncong khas Indonesia, dirinya juga selalu menyanyikan lagu asal negara yang dikunjungi. Pasalnya, dengan membawakan lagu asal negara-negara tersebut, Tuti sekaligus berupaya menghormati para duta besar (dubes) yang hadir.
Terkait hal itu, Tuti mengaku menguasai lagu-lagu dari berbagai negara. Lebih dari 20 lagu berbahasa asing dikuasainya, di antaranya lagu asal Afrika Selatan, Australia, Arab Saudi, Belanda, Cina, Honggaria, India, Inggris (UK, USA), Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Korea Selatan, Laos, Malaysia, Pakistan, Francis, Filipina, Singapura, Suriname, Taiwan, Thailand, Vietnam, Yunani, dan Ceko.
Dikisahkannya, sebelum pentas, Tuti lebih dulu mencari informasi tentang siapa saja dubes yang akan hadir. Kemudian, dirinya akan mempersiapkan lagu-lagu khas negara asal para dubes tersebut.
Paling tidak, ada lima atau enam lagu harus saya kuasai dari para dubes yang hadir. Jadi, sebelumnya, saya sudah tanya dulu, kira-kira tamu yang sudah confirm siapa. Dari situ saya kebut sedikit untuk mempelajari lagu tersebut," terang Tuti ketika ditemui di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (12/10).
Sementara itu, Tuti juga mengaku tak hanya menghapal, melainkan juga harus menguasai dan memahami betul lagu lagu tersebut. Sebab, menurutnya, akan percuma jika dirinya tak paham makna yang terkandung di dalamnya.
Sebagai penyanyi yang kerap tampil di Istana Negara sejak dulu, Tuti kerap bertemu para tamu kehormatan yang hadir dalam kunjungan kenegaraan. Dari situlah, Tuti selalu berbincang mengenai lagu-lagu dari negara asal para tamu kehormatan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut pula, Tuti minta diajari oleh para tamu kehormatan itu bagaimana menyanyikan lagu tersebut, sekaligus apa arti yang terkandung di dalamnya. Ia juga belajar bagaimana percakapan sederhana dalam bahasa yang digunakan oleh mereka.
Di samping itu, Tuti mempersiapkan lagu lagu yang akan dipersembahkan, Tuti juga tak lupa mempersiapkan fisik dan staminanya agar selalu tampil prima. Selain rutin berolahraga, dirinya juga selalu menjalani pola makan dan tidur yang baik dan teratur.
"Persiapan fisik itu harus, setidaknya olahraga, makan teratur, dan tidur teratur. Yang penting, tidur harus enak, makan nggak yang aneh aneh, jangan begadang, dan olahraga. Itu masih dijalani sampai sekarang. Kalau nggak, seperti tadi, baca, lalu nyanyi, apa nggak ngos-ngosan?" ujarnya diakhiri tawa.
PERKENALKAN BUDAYA LEWAT BUSANA
Pada setiap kesempatan pentas di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di luar negeri, selain menyanyikan lagu berbahasa Indonesia, Tuti Maryati juga mengenakan pakaian adat. Hal itu dilakukan penyanyi keroncong ternama Tanah Air tersebut sebagai upaya membawa misi kebudayaan.
Alhasil, dalam setiap kunjungannya, Tuti selalu membawa minimal tiga busana berbeda. Busana yang kerap dikenakannya ialah kebaya dan kain batik khas perempuan Jawa.
"Minimal, tiap kunjungan, saya membawa tiga busana. Biasanya, saya bawa kebaya. Tapi, untuk di Praha besok, akan pakai juga busana rancangan Ibu Sjully Darsono," ujarnya ketika ditemui di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (12/10).
Tak sekedar mengenakan, Tuti juga sekaligus memperkenalkan dan menerangkan busana tersebut. Maka, sebelumnya ia lebih dulu mencari data dan menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/tuti-maryati_20161015_095221.jpg)