Berita Surabaya
Rancang Atraksi Tarik Pelancong ke Taman Kota Surabaya
Pelancong dari luar kota Surabaya waktunya sangat terbatas, karena itu mereka cenderung memilih tempat-tempat yang punya nilai lebih.
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SURABAYA - Upaya menyulap TPS Sukolilo menjadi ‘kebun raya’ disambut positif pelaku wisata di Surabaya.
Taman baru yang cukup luas ini diyakini akan melengkapi sejumlah taman serupa, sehingga makin menegaskan Surabaya sebagai ‘Kota Taman’.
Para pelaku wisata pesimistis keberadaan ‘kebun raya’ itu bisa menarik perhatian wisatawan dari luar kota, apalagi luar negeri.
“Yang menikmati pasti hanya warga Surabaya. Sebagai tempat refreshing tentu sangat menyenangkan,” tegas Wina Bojonegoro, Rabu (12/10/2016).
Pengelola Padma Tour ini menjabarkan, pesimisme itu lantaran keberadaan taman yang ada di Surabaya hanya berupa lahan dengan aneka tumbuhan berbunga atau buah-buahan.
“Kalau tidak ada atraksinya tentu nggak menarik orang luar untuk datang,” papar Wina.
Penulis sejumlah cerita pendek dan novel ini lalu menunjuk Eco Green Park dan Fun Predator di Kota Batu sebagai pembanding.
“Di sana, selain taman indahnya juga dilengkapi atraksi, sehingga menarik orang untuk datang,” bebernya.
Menurut Wina, pelancong dari luar kota Surabaya waktunya sangat terbatas, karena itu mereka cenderung memilih tempat-tempat yang punya nilai lebih.
“Nggak pengaruh buat orang luar. Peminatnya tentu hanya orang Surabaya tiap minggu,” urainya.
Pernyataan senada dilontarkan Diana, pengelola Panen Tour. Ia mengaku, sempat mengarahkan tamunya dari luar kota ke taman-taman di Kota Surabaya.
“Tetapi, mereka ya hanya mau lewat, paling foto-foto sebentar, kemudian lanjut ke objek wisata lainnya,” ujarnya.
Diana menambahkan, “Siapkan taman bermain, sehingga bisa dimanfaatkan anak-anak muda dan keluarga. Kalau cuma taman indah, yang datang pasti mereka yang berniat olahraga, karena udara tentu lebih segar.”
Wisata Budaya
Khusus turis asing, Diana menekankan, cenderung memilih wisata budaya dan sejarah.
“Target mereka adalah House of Sampoerna, Tugu Pahlawan atau Jembatan Merah,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/berita-surabaya-taman-harmoni-keputih-surabaya_20161013_153636.jpg)