Berita Banyuwangi

PNS Banyuwangi Wajib Kenakan Pakaian Adat Using Setiap Kamis, Ini Alasannya

Para pria mengenakan kemeja serba hitam lengan panjang, dan celana panjang hitam (bukan jeans) serta mengenakan udeng yang menjadi ciri khas...

surya/haorrahman
PNS di Pemkab Banyuwangi berpose mengenakan seragam adat Suku Using 

SURYA.co.id I BANYUWANGI - Tiap hari Kamis seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Banyuwangi wajib mengenakan seragam adat Using.

Seperti yang terlihat Kamis (6/10), di Pemkab Banyuwangi. Seluruh PNS mengenakan pakaian adat Using, baik pria maupun wanita.

Para pria mengenakan kemeja serba hitam lengan panjang, dan celana panjang hitam (bukan jeans), serta mengenakan udeng, yang menjadi ciri khas Suku Using.

Sedangkan para wanita, mengenakan kebaya hitam lengan panjang, jarit batik khas Banyuwangi (bukan rok), serta kerudung tidak bermotif atau polos yang warna menyesuaikan dengan jarit.

Aturan ini bahkan tertuang dalam surat edaran nomor: 065/1236/429.013/2016, tentang pakaian dinas di lingkungan Pemkab Banyuwangi.

Berdasarkan surat tersebut, ketentuan penggunaan pakaian adat ini berlaku bagi semua aparatur sipil negara termasuk tenaga kependidikan se Kabupaten Banyuwangi.

"Ini mulai berlaku 6 Oktober 2016. Pakaian adat Banyuwangi dipakai tiap Kamis," kata Sekretaris Daerah, Slamet Kariyono.

Penggunaan pakaian adat Using ini, untuk menjaga budaya Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, aturan ini untuk menanamkan rasa cinta budaya Banyuwangi. "Anak-anak yang melihat, akan terus mengingat seperti apa pakaian adat Banyuwangi," kata Anas.

Selain itu, dengan aturan ini juga bisa menaikkan perekonomian UMKM. Di Banyuwangi terdapat sekitar 13.000 PNS. Dengan demikian minimal terdapat 13.000 PNS yang akan membeli pakaian adat Banyuwangi di UMKM.

"Pakaian wanita juga ada renda-rendanya. Sehingga banyak orang yang akan menggunakan jasa renda. Belum lagi jasa tukang jahit. Dengan demikian, perekonomian UMKM akan meningkat," kata Anas.

Ayu Cahyani, PNS Pemkab Banyuwangi telah beberapa hari menyiapkan pakaian adat. Dia membeli kain hitam dan jarit untuk dijahitkan. "Kalau saya beli kain lalu dijahitkan," kata Ayu.

Ayu mengaku senang mengenakan pakaian adat tersebut. "Dengan pakaian adat seperti ini, lebih bervariasi. Senang juga lihat teman-teman pakai pakaian adat, mereka terlihat cantik," kata Ayu.

Selain Kamis, PNS Banyuwangi juga diwajibkan untuk mengenakan batik khas Banyuwangi, tiap Selasa, Jumat, dan Sabtu.

Sedangkan untuk Senin, PNS mengenakan seragam warna khaki (cokelat) seperti seragam PNS pada umumnya. Dan Rabu mengenakan kemeja putih.

Penulis: Haorrahman
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved