Musim Haji 2016
BREAKING NEWS - Kota Makkah Terkepung Debu Badai Gurun Pasir
Sementara para jemaah haji tetap bertahan di hotel dan tidak keluar karena takut debu akan menyerang mata mereka.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yuli
SURYA.co.id | MAKKAH - Tanah suci Makkah dilanda badai gurun pasir, Senin (19/9/2016) sejak pukul 18.00 waktu setempat.
Tampak debu pasir yang diusung angin memadati langit Makkah, bahkan debu pasir gelap itu sampai ke dasar permukaan tanah.
Debu pasir dihembuskan dari arah utara ke arah selatan. Sebelum salat Maghrib, debu pasir seperti awan itu belum memasuki Tanah Haram, termasuk ke seputaran Masjidil Haram.
Saat berita ini ditulis, debu pasir sudah menutup wilayah Tanah Haram.
Wartawan SURYA.co.id sepulang dari Masjid Aqso yang ada Jalan Umar bin Khattab merasakan pekatnya debu pasir. Bahkan sampai masuk ke mata.
Sementara, pihak Al Hayat Mnazil Hotel tempat menginap reporter SURYA.co.id menginformasikan para jemaah yang menjemur pakaian di lantai atas tingkat 13 untuk segera diambil. Sebab dikhawatirkan akan hanyut terbawa angin kencang yang petang ini sedang berlangsung.
"Saya buka jendela hotel langsung terdengar suara angin kencang disertai debu tebal," Roghin, jemaah haji asal Parengan, Kecamatan Maduran, Lamongan.
Roghin tidak bisa membayangkan kalau badai ini terjadi saat jemaah di Arafah dan Muzdalifah.
"Alhamdulillah ini terjadi setelah proses rukun haji selesai," Roghin.
Sementara para jemaah haji tetap bertahan di hotel dan tidak keluar karena takut debu akan menyerang mata mereka.