Ekonomi Bisnis
Premi BPJS Ketenagakerjaan di Jatim Naik Turun, Ini Penyebabnya
BPJS Ketenagakerjaan (TK) terus mendorong kepesertaan Bukan Penerima Upah (BPU) di Jatim.
Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Musahadah
SURYA.co.id | SURABAYA - BPJS Ketenagakerjaan (TK) terus mendorong kepesertaan Bukan Penerima Upah (BPU) di Jatim.
Dari potensi 18 juta orang, masih sekitar 1.500 yang bergabung dengan BPU BPJS TK.
"Potensinya masih sangat besar. Karena itu kami terus melakukan edukasi dan sosialisaai BPU agar potensi itu tercapai. Saat ini saja dengan 1.500 yang tergabung, preminya masih naik turun," jelas Abdul Cholik, Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) BPJS TK Jatim, disela kegiatan perayaan Hari Pelanggan di kantor Cabang BPJS TK Tanjung Perak, Rabu (7/9/2016).
Premi yang naik turun ini disebabkan para peserta BPJS TK BPU masih banyak yang tidak rutin membayar. Ada yang sebulan membayar, dua bulan tidak membayar dan dua bulan membayar.
Kondisi itu membuat kepesertaan aktif dan tidak aktif. Saat tidak membayar preminya, kepesertaan tidak aktif. Kemudian setelah membayar kembali aktif.
"Karena itu sosialisasi juga kami lakukan untuk yang sudah menjadi peserta BPU BPJS TK. Karena manfaatnya sudah terbukti dengan mudahnya pencairan klaim untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM)," lanjut Abdul Cholik.
Salah satu strategi sosialisasi agar mampu menarik kepesertaan adalah dengan melalui kegiatan grebek pasar. Kemudian sosialisasi di mal-mal dengan membidik para pekerja di tenant, toko dan stan usaha.
"Juga ke kampus atau perguruan tinggi, dengan membidik mahasiswa sebagai calon pekerja nantinya, apakah mereka termasuk penerima upah atau BPU," tambahnya.
Selain sosialisasi, dalam pelayanan BPJS TK melakukan kegiatan yang menarik. Salah satunya melalui perayaan hari Pelanggan yang jatuh tanggal 4 September. Perayaan dilakukan dalam tiga hari berturut-turut dengan tampil mengenakan kostum bajak laut.
Suasana kantor cabang BPJS TK Tanjung Perak juga dibuat suasana laut. Dengan replika kapal bajak laut, pernak-pernik khas bajak laut, dan sebagainya.
Para peserta yang melakukan pengurusan di kantor cabang itu juga mendapat souvenir serta doorprize.
Abdul Cholik dan Poedji Santoso, Kepala Cabang BPJS TK Tanjung Perak, juga tampil dengan kostum bajak laut.
"Kami sengaja pilih tema bajak laut karena kantor kami yang dekat atau di daerah pelabuhan," kata Poedji.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/ekonomi-bisnis-bpjs-bajak-laut_20160907_154401.jpg)