Jumat, 10 April 2026

Berita Nasional

Ayah Hindari Bogem Mentah, Bayinya yang Berusia 3 Bulan Malah Terbentur Mobil

Tak hanya itu, anaknya juga ikut terbentur di bagian atas kepala sebelah kanan.

pixabay
Ilustrasi bayi 

SURYA.co.id | MANADO - Anak pasangan Jerly (20) dan HN (29) yang masih berusia tiga bulan, warga Kelurahan Malalayang Dua, Kecamatan Malalayang, Manado, Sulawesi Utara, terluka saat orangtuanya menghindari perkelahian.

Kepala bayi mungil tersebut terbentur dashboard mobil.

Kejadian berawal saat Jerly menemani suaminya, HN yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir angkutan kota (angkot) jurusan Malalayang-Pasar 45.

Saat berada di pusat kota 45, tiba-tiba datang Vijay (19), warga Lolak, Bolaang Mongondow, yang langsung memukul HN.

HN yang sedang menyetir kaget mendapat pukulan tiba-tiba.

Dia pun refleks menginjak rem sehingga bagian bawah mata sebelah kanan istrinya, yang duduk disamping membentur dashboard mobil.

Tak hanya itu, anaknya juga ikut terbentur di bagian atas kepala sebelah kanan.

"Suami saya langsung mengerem mendadak, karena sudah dipukuli pelaku, sementara dalam mobil ada lima orang penumpang," ujar Jerly saat melapor ke SPKT Polresta Manado, Kamis (18/8/2016).

Korban melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Manado, sedangkan pelaku diamankan polisi.

Pelaku saat dimintai keterangan mengakui, dia memukul korban karena dendam lama.
Pelaku yang juga merupakan sopir angkot pernah terlibat masalah dengan korban sebulan yang lalu.

Pelaku mengatakan, waktu itu angkot yang dikendarainya hampir bersenggolan dengan angkot korban.

Pelaku pun menegur korban, namun korban malah berbalik memarahinya. Pelakupun emosi dan menantang korban untuk berkelahi.

"Saat balik antar penumpang dari terminal Malalayang, saya dihadang pelaku bersama teman-temannya di jalan Sea, namun tidak terjadi perkelahian karena ada yang melerai," jelas HN.

Kasubag Humas Polresta Manado AKP Agus Marsidi membenarkan laporan dugaan penganiayaan tersebut.

"Pelaku sudah kami tahan dan sedang dimintai keterangan terkait modus pemukulan tersebut," pungkas Marsidi. (Ronny Adolof Buol)

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA


Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved