Sabtu, 25 April 2026

Hukum Kriminal Surabaya

Sopir Truk Ini Mengaku Dirampok di Lamongan, Kemudian Dibuang di Sidoarjo

#SURABAYA - "Korban membuka sendiri lakbannya karena tangannya terborgol di depan," tambahnya.

Penulis: Zainuddin | Editor: Yuli
repro: zainuddin
SOPIR TRUK TERBORGOL - Kastari (38) asal Rembang, Jawa Tengah, saat di markas Polsek Gayungan, Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga perbatasan antara Taman (Sidoarjo) dengan Pagesangan (Surabaya) dikejutkan dengan kedatangan pria tak dikenal di pemukiman mereka, Sabtu (28/5/2016) malam.

Pria berkaus merah ini masuk pemukiman dengan kondisi tangan terborgol.

Warga menyerahkan pria tak dikenal kepada anggota Unit Lantas Polsek Gayungan yang sedang patroli di sekitar lokasi.

Petugas langsung membawa pria tak dikenal itu ke Mapolsek Gayungan untuk dimintai keterangan.

Pria tak dikenal itu mengaku bernama Kastari (38) asal Rembang, Jawa Tengah. Dia mengaku baru saja menjadi korban perampokan.

Truk nopol K 1391 KH yang dikemudikannya dirampas empat orang tak dikenal di Brondong, Lamongan.

"Kasus ini akan dilimpahkan ke Polres Lamongan karena kejadiannya di Lamongan," kata Kapolsek Gayungan, Kompol Esti Setija Oetami, Minggu (29/5/2016).

Esti mengungkapkan, korban bekerja sebagai sopir sebuah perusahaan di Rembang. Saat itu korban mengantarkan barang perusahaan ke Brondong.

Saat tiba di lokasi, truk yang dikemudikan korban dihadang mobil yang belum diketahui jenis atau nopolnya.

"Korban mengatakan mobilnya mirip Xenia atau Avanza. Warnanya antara putih atau silver," kata Esti.

Awalnya korban menduga truk yang dikemudikannya baru saja menyerempet atau menabrak mobil pelaku.

Korban langsung turun dari truknya untuk memastikan penyebab pengemudi mobil itu menghadangnya.

Sekitar tiga orang keluar dari mobil itu dan menghampiri korban. Seorang pelaku bertanya soal pengawalan kepada korban. Karena tidak ada pengawalan, korban menjawab seadanya.

Tiba-tiba seorang pelaku kembali ke mobilnya. Saat pelaku itu kembali ke korban, pelaku lain langsung memegang tangan korban.

Mereka memborgol tangan korban. Mata korban juga ditutup menggunakan lakban. Para pelaku ini langsung memasukkan korban ke mobil pelaku.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved