Kamis, 9 April 2026

Berita Lamongan

Miliaran Rupiah Dana PNPM Dikorupsi, Jerat Pelaku Bapemas Gandeng Kejari

"Dua tahun ini sudah tidak ada program fisik dari alokasi dana PNPM. Semua untuk simpan pinjam,"katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network)..

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni
www
ilustrasi 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan yang digelontor dari pemerintah pusat ke Lamongan mencapai sekitar Rp 74 miliar.

Ternyata dana yang tersebar di 25 kecamatan, minus Paciran dan Kecamatan Lamongan itu saat ini diduga banyak disalah gunakan oleh asebagian pengurusnya yang ada di kecamatan.

Data resmi temuan sementara hasil audit yang diperoleh Surya, Minggu (29/5/2016) menunjukkan, yang paling parah penyelewengan terjadi di 8 kecamatan.

Diantaranya di Kecamatan Babat, Karangbinangun, Glagah, Ngimbang, Brondong, Sugio,Solokuro dan Sukorame.

Sampai saat ini di 8 kecamatan itu saja masing - masing ditemukan sebesar Rp 500 juta dana yang diselewengkan siluman tidak bisa pertanggungjawabkan.

Modus penggunaan uang oleh para pengurus bermacam - macam caranya.

Ada yang uang PNPM itu dipakai pengurus sendiri, namum dalam laporannya dipakai dipakai simpan pinjam di masyarakat.

"Tapi setelah diselidiki ternyata dipakai pengurusnya. Dan itu rata - rata modus yang dilakukan,"ungkap sumber Surya, Minggu (29/5/2016) yang wanti - wanti tidak boleh dikorankan namanya.

Praktik penggelapan dana PNPM semacam ini hampir merata di semua kecamatan, hanya jumlah besar kecilnya uang yang bervariasi

Terparah di Brondong, dana PNPM itu diakui hilang. Padahal realitanya dipijamkan ke masyarakat. Anehnya lagi, dikatakan hilang tapi tidak ada pertanggungjawabannya.

Sedang di Kecamatan Karangbingun, pengurusnya kabur setelah diketahui menggunakam uang itu untuk kepentingan pribadinya.

"Tahu - tahu diganti pengurus baru,"ungkap sumber Surya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Mudahnya uang PNPM ini digelapkan, larena progran dana PNPM sekarang ini hanya untuk simpan pinjan. Dab tidak ada program fisik.

"Dua tahun ini sudah tidak ada program fisik dari alokasi dana PNPM. Semua untuk simpan pinjam,"katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Saat ini juga banyak pengurus kebingungan dan lari meninggalkan tanggungjawab.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved