Minggu, 12 April 2026

Berita Surabaya

Pengunjung Membludak Saat Digelar Festival Pantai Kenjeran Surabaya

”Saya kesini sudah sepi ikan bakarnya, yang penting Koesplusnya tidak terlewatkan,” katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Penulis: Monica Felicitas | Editor: Yoni
surya/Monica Felicitas
Pengunjung Festival Pantai Kenjeran membludak 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tingkat kunjungan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran Surabaya, Sabtu (21/5/2016), naik signifikan karena terselenggaranya Festival Kenjeran 2016.

Kendati pengunjung dikenakan Harga Tanda Masuk (HTM) Rp5000 oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) THP Kenjeran, namun antusias pengunjung tidak surut.

Tidak hanya dari Surabaya, pengunjung yang datang juga dari Sidoarjo, Madiun, Jember, Tuban dan daerah lain di Jawa Timur.

Veronika Erawati (46), yang datang bersama keluarganya ke acara Festival Kenjeran 2016, mengaku datang jauh-jauh dari Mojokerto hanya untuk melihat penampilan Koesplus.

”Saya juga bawa ibu saya, suami dan anak-anak. Biar ibu saya juga bernostalgia lagu-lagu di era jamannya. Dan anak-anak juga bisa mengenal band legendari Indonesia yang lagu-lagunya sering kami putar di mobil,” katanya disertai tawa kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Vero, panggilan akrabnya mengakubtidak ikut mencicipi ikan bakar gratis, karena tidak kebagian.

”Saya kesini sudah sepi ikan bakarnya, yang penting Koesplusnya tidak terlewatkan,” katanya kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Selain itu penampilan Koesplus pada puncak acara, terdapat juga lomba band pelajar yang menampilkab lagu-lagu Koes Bersaudara.

Dan pada malamnya ditutup tampilan Koes Bersaudara dan Koes Plus yang langsung dimotori Yon Koeswojo.

Acara Festival Pantai Kenjeran ini merupakan kerjasama DPRD Surabaya bersama Komunitas Peduli Surabaya Rek Ayo Rek (RAR).

Ketua Panitia Bakar dan Makan Ikan Gratis, Riswanto, mengatakan untuk anggaran bakar dan makan ikan ditanggung unsur masyarakat yang memberikan sumbangan tidak mengikat.

Sedangkan festival band pelajar dan tampilan band Koes Bersaudara dan Koes Plus terselenggara atas biaya APBD Kota Surabaya tahun anggaran 2016 melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berdasar pokok-pokok pikiran DPRD Surabaya.

"Melalui kegiatan makan ikan ini kami ingin meningkatkan tingkat konsumsi ikan di kalangan masyarakat yang masih rendah. Selain itu, mendorong meningkatnya derajat kesehatan masyarakat Surabaya melalui gemar makan ikan," kata Bang Ris, sapaan Riswanto kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Anggota Komisi C DPRD Surabaya ini menambahkan, Festival Pantai Kenjeran juga bertujuan meningkatkan pemberdayaan nelayan Kecamatan Kenjeran maupun Kecamatan Bulak yang menjadi binaannya.

"Semua ikan seberat 2 ton dibeli langsung dari nelayan. Dan dibakar menggunakan pembakar sepanjang 200 meter. Yang bakar ikan juga ibu-ibu nelayan. Ikan dibakar, diasapi dulu oleh ibu-ibu nelayan, baru dibakar warga di THP Kenjeran. Jadi ikan lebih sedap. Ikan kami bagikan ke siapa saja yang datang di THP Kenjeran," papar Riswanto.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved