Lulusan SMA

Nilai Unas Bangkalan Tertinggi di Jatim, Kadisdik Bangga Sekaligus Tak Percaya

Dengan sistem UNBK, siswa tidak bisa mencontek, bekerja sendiri. Nilainya lebih jujur dan murni karena server dan password nya sendiri-sendiri," papar

Nilai Unas Bangkalan Tertinggi di Jatim, Kadisdik Bangga Sekaligus Tak Percaya
surya/Ahmad Faisol
Naskah soal Unas tingkat SMP/MTs dan Paket B mulai didistribusikan dari Mapolres Bangkalan, Sabtu (7/5/2016) 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bangkalan Moh Mohni, mengaku bangga sekaligus tak percaya atas kabar raihan Nilai Ujian Nasional (NUN) Bangkalan tertinggi tingkat SMA di Jawa Timur.

Hal itu disampaikan langsung Moh Mohni di hadapan semua kepala SMA, SMK, dan MA Negeri ataupun Swasta Bangkalan sebelum dirinya datang ke mapolres untuk meninjau pendistribusian soal Ujian Nasional (Unas) SMP/MTs dan Paket B, Sabtu (7/5/2016).

"Barusan kami kumpul menyangkut pengumuman (NUN) sekolah tingkat atas. Tadi ketawa semua tapi saya suruh cek lagi. Jangan-janga ada yang dikasih tahu sama gurunya. Ini fenomena, jangan senang dulu," ungkapnya mengulang pernyataan yang ia sampaikan kepada para kepala sekolah.

Di sisi lain, dijelaskannya, berdasarkan data yang diterima, tercatat 34 persen peserta Paper Based Test (PBT) mendapatkan nilai 55 atau di bawah standar NUN. Sementara peserta dengan sistem Computer Based Test (CBT) tercatat sebanyak 60 persen di bawah standar NUN.

Atas dasar itulah, Moh Mohni mengimbau para sekolah untuk lebih memilih penggunaan sistem CBT atau Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada pelaksanaan unas di tahun mendatang.

"Kendati 60 persen tapi kualitasnya kan lebih bagus. Dengan sistem UNBK, siswa tidak bisa mencontek, bekerja sendiri. Nilainya lebih jujur dan murni karena server dan password nya sendiri-sendiri," paparnya Kepada Surya (Tribunnnews.com Network).

Pada unas tahun ini, terdapat delapan lembaga SMK yang menggunakan sistem UNBK dengan jumlah peserta mencapai 1.531 siswa. Sementara peserta unas dengan sistem PBT berjumlah 9.304 siswa.

"Saya berharap setiap tahun, sekolah yang menggunakan sistem UNBK lebih banyak. Agar lebih mantap jika meraih NUN tertinggi," ujarnya Kepada Surya (Tribunnnews.com Network).

Seperti yang disampaikan Kepala Disdik Provinsi Jatim Syaiful Rachman, Kabupaten Bangkalan memperoleh rata-rata nilai tertinggi, yaitu sebesar 75,15 dengan jumlah peserta unas 4.080 siswa.

Disusul dengan Kabupaten Magetan dengan rata-rata NUN 71,19 dengan jumlah peserta 2.687 siswa. Kemudian, Kabupaten Pamekasan dengan rata-rata NUN sebesar 70,74 dengan jumlah peserta 2.572 siswa.

Peringkat keempat besar adalah Kabupaten Banyuwangi dengan rata-rata NUN 70,19 dengan jumlah pesertanya mencapai 5.370 siswa.

Sementara di peringkat lima, Kota Pasuruan dengan rata-rata 70,13 dan jumlah pesertanya mencapai 1.291 siswa.

Moh Mohni menambahkan, data terkait peraih NUN terbaik dan nilai NUN secara nasional akan disampaikan secara langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pada Senin (9/5/2016).

"Biasanya nilai integritas dirilis bersama dengan nilai rata-rata tiap kota dan kabupaten," pungkasnyaKepada Surya (Tribunnnews.com Network).

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved