Senin, 13 April 2026

Berita Madiun

Pembebasan Lahan Tol Madiun Masih Kurang 21 Persen, Ini yang Akan Dilakukan BPN

Pihaknya bersama tim BPN Kabupaten Madiun terus berupaya dan menargetkan agar pembebasan lahan tersebut dapat selesai

SURYA.co.id | MADIUN - Proses pembebasan lahan yang terdampak pembangunan proyek jalan tol Solo-Kertosono ruas Mantingan-Kertosono di wilayah Kabupaten Madiun, Jawa Timur, tercatat mencapai 79 persen.

"Masih terdapat 21 persen sisa lahan yang belum dapat dibebaskan tim dari Badan Pertanhan Nasional (BPN) setempat," ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol Mantingan-Kertosono I, Gunadi, Kamis (28/4/2016).

Data BPN Kabupaten Madiun mencatat, dari jumlah total 2.900 bidang tanah yang terdampak, masih terdapat 618 bidang tanah yang belum dapat dibebaskan.

Gunadi merinci, 618 bidang tanah tesebut terdiri dari 260 bidang tanah milik warga yang menolak penawaran harga dari tim BPN, 74 bidang tanah kas desa, 267 bidang tanah untuk fasilitas umum dan sosial, delapan bidang tanah milik instansi, enam bidang tanah makam, dan tiga bidang tanah wakaf.

Pihaknya bersama tim BPN Kabupaten Madiun terus berupaya dan menargetkan agar pembebasan lahan tersebut dapat selesai pada akhir tahun 2016.

"Ditargetkan, tahun 2016 sudah selesai. Sebab, Presiden Joko Widodo memproyeksikan fisik jalan tol tersebut selesai pada tahun 2018 mendatang," kata dia.

Terkait 260 bidang tanah milik warga yang menolak, Kepala BPN Kabupaten Madiun Saikun, menyatakan, sesuai peraturan yang berlaku, setelah penetapan nilai tanah dari tim appraisal, warga memiliki waktu 14 hari untuk mengajukan keberatan di pengadilan negeri setempat.

"Jika lebih dari 14 hari tidak ada keberatan di pengadilan negeri, maka warga tersebut dianggap sepakat dan uang ganti ruginya akan dititipkan ke pengadilan," kata Saikun.

Di Kabupaten Madiun sendiri jumlah lahan yang terdampak mencapai 2.900 bidang.

Lahan itu berada di lebih 26 desa di enam kecamatan. Yakni Kecamatan Sawahan, Madiun, Balerejo, Pilangkenceng, Saradan, dan Mejayan.

Tol tersebut, nantinya akan meningkatkan akses transportasi nasional serta ekonomi dan sosial bagi masyarakat di daerah yang dilintasi.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved