Citizen Reporter
Tahu Campur Jagalan Lawan Tanding Sepadan Dinginnya Kota Malang
cermati tiga hal ini sebelum merapat ke warung tahu campur Pak Iwan Jagalan...
Reportase : Lukito Wisnu Setyo
Mahasiswa Sastra Indonesia Universitas Negeri Malang
lukitowisnusetyo@gmail.com
IHWAL dinginnya Kota Malang menjelang malam, utamanya di musim hujan seperti saat ini, mungkin akan sedikit terobati dengan tahu campur Pak Iwan Jagalan.
Jika penasaran dengan warung di pojok perempatan Jalan Kapten Pierre Tendean yang selalu ramai ini, setidaknya ada tiga hal yang perlu dicatat sebelum merapat ke sana.
Pertama, penyajian tahu campur Jagalan. Seperti tahu campur kebanyakan, tahu campur Pak Iwan akan didapati dalam porsi berisi potongan tahu, lontong, daging sapi, kikil sapi, kentang, tetelan singkong, dan bihun, dilengkapi dengan toping berupa taoge, potongan sawi dan selada, plus petis, lalu disiram kuah kaldu sapi panas.
Bedanya, daging dan kikil dalam tahu campur ini tidak alot atau sulit dikunyah. Justru sebaliknya, begitu empuk dan liat saat digigit. Selain itu, kuah kaldu sapinya begitu kental terasa, bukan hanya rasa sapinya, tapi aroma rempah-rempahnya begitu kuat di lidah. Ingin ada tambahan rasa lain? Bisa ditambahkan sambal dan kecap yang telah disediakan.
Kedua, sesuaikan porsi dengan keinginan. Anda dapat memilih tiga ukuran porsi yang berbeda untuk dipesan sesuai keinginan. Tentunya, setiap porsi berbeda, punya harga berbeda pula. Jika sekadar mencicipi, Anda bisa memesan porsi biasa seharga Rp 12.000. Kurang puas? Pesan saja porsi jumbo seharga Rp 18.000. Jika ingin benar-benar kenyang, ada porsi dobel seharga Rp 24.000.
Terakhir, perhatikan jam buka warung, mulai pukul 15.30 WIB dan tutup sekitar pukul 22.00 WIB. Meski buka sebentar, warung ini tak pernah sepi pembeli. Lebih-lebih di akhir pekan. Bisa jadi Anda akan mengantre, karena warung ini tak banyak menyediakan tempat duduk.
Anda bisa mengakhiri kunjungan di warung ini dengan minum teh atau jeruk panas atau dingin yang bisa dipesan dengan harga Rp 2.500 saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/tahu-campur_20160318_182302.jpg)