Berita Lamongan
Baru Dibangun, Tanggul Waduk Mojomanis Longsor, Ancam Pemukiman Warga
”Lha kalau sampai tanggul waduk jebol, kerugiannya akan sangat besar,”ungkap Arifin warga setempat kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni
SURYA.co.id | LAMONGAN – Tanggul Waduk Mojomanis Lopang Kecamatan
Kembangbahu rawan jebol.
Pasalnya tanggul yang berada di sisi utara itu kini longsor atau
amblas sepanjang sekitar 100 meter dengan kedalaman mencapai 1, 5 meter hingga 2 meter.
Anjloknya tanggul Waduk Mojomanis itu diperkirakan akibat digerus guyuran hujan dengan curah tinggi di wilayah selatan Lamongan. Selain perbaikan tanggul yang kurang padat.
Perbaikan tanggul waduk ini sejatinya belum lama, sebab baru dibangun 2015. Sementara jika tidak segera diperbaiki lagi di musim penghujan ini, tanggul Waduk Mojomanis ini terancam akan jebol. Posisi tanggul di sisi utara juga sangat membahayakan j.
Sebab, smpai jika jebol, maka air waduk akan tumpah dan menggelontor ke badan jalan Tikung – Kembangbahu serta pemukiman penduduk.
Posisi tanggul yang begitu curam seperti membentuk tebing di samping jalan, menjadi ancaman yang sangat mengkhawatirkan.
”Lha kalau sampai tanggul waduk jebol, kerugiannya akan sangat besar,”ungkap Arifin warga setempat kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).
Jika sampai jebol, maka akan memutus total jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Tikung – Kecamatan Kembangbahu. Sementara, di utara waduk ada ratusan hektare hamparan sawah. Sedangkan di barat hamparan sawah itu merupakan pemukiman penduduk.
Intensitas hujan yang masih begitu tinggi, semakin mengancam meluasnya tanggul Waduk Mojomanis itu lonsgosr terus merambat ke arah Timur jika hujan terus mengguyur.
Di lokasi menunjukkan, longsornya tanggul itu dari Barat berjalan ke arah Timur, sementara di titik longsor paling ujung timur masih terdapat tanggul memanjang yang juga menjadi ancaman.
Saat ini kondisi waduk yang belum penuh terisi air saja sudah membuat tanggul gerak dan longsor.
Belum lagi kalau bolume air waduk pada ambang batas nanti. Tentu akan mengancam sepanjang tanggul di sisi utara waduk akan terjadi longsor.
Sejauh ini belum ada rambu ada papa pengumuman dari Dinas PU Pengairan yang melarang warga, ternak untuk melintas di atas tanggul lonsgor tersebut.
Kabid Operasi dan Pemliharaan (OP) Dinas PU Pengairan, Suhandoyo dikonfirmasi Surya, Senin (14/3) membenarkan tanggul waduk yang longsor itu baru dibangun atau diperbaiki pada 2015.
”Tapi itu masih masa pemeliharaan,”ungkap Suhandoyo kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).