Citizen Reporter
KPA Patas Sebar 120 Bibit di Hutan Kota Pasuruan
tak sekadar kampanye buang sampah pada tempatnya, KPA Patas Pasuruan dan BLH Kota Pasuruan ini juga menanam 120 bibit tanaman di hutan kota Pasuruan..
Reportase : Zainul Arifin
Mahasiswa Pendidikan Teknik Otomotif Universitas Negeri Malang
arifinwedding@gmail.com
KESADARAN warga Desa Petahunan, Pasuruan, untuk membuang sampah pada tempatnya sungguh memprihatinkan. Kondisi ini mengusik kepedulian Komunitas Pecinta Alam Pasuruan tanpa Batas (KPAPatas) Kota Pasuruan mengampanyekan Buang Sampah pada Tempat Semestinya, Minggu (21/2/2016) lalu kepada warga Desa Petahunan dan sekitarnya.
Bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional, KPA Patas merangkul masyarakat untuk menyukseskan kampanye ini. Dimulai dengan menyusuri setiap ruas jalan di Kota Pasuruan dan mengambil sampah yang dibuang sembarangan.
Cukup banyak sampah yang berhasil dikumpulkan dan dipindah ke tempat pembuangan sampah. Seluruh anggota yang ikut serta dalam kampanye tersebut sangat bersemangat mengumpulkan sampah. Tidak ada raut wajah lelah dan jijik yang tergambar dari wajah mereka, semua dilakukan dengan ikhlas dan penuh sukacita.
Seluruh sampah yang berhasil dikumpulkan, diangkut menggunakan becak sampah yang merupakan sumbangsih dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Pasuruan sebagai apresiasi terhadap kegiatan ini.
Masyarakat merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Susul menyusul masyarakat mengucapkan terima kasih dan tidak sedikit dari mereka yang memberikan kudapan kepada peserta aksi.
Faktor Arifin, ketua divisi konservasi KPA Patas mengharapkan kegiatan ini bisa berlangsung seterusnya, tidak hanya saat hari peduli sampah nasional saja.
Di akhir acara, KPA Patas menjalin kerjasama dengan BLH Kota Pasuruan, mengadakan pembibitan di lahan hutan kota. Dengan penandatanganan MoU oleh M Nurul Iman dari KPA Patas dan Sugianto dari Divisi Lingkungan BLH Kota Pasuruan kerjasama tersebut secara resmi telah disetujui.
Jika sebelumnya pembibitan hanya dilakukan di rumah masing-masing anggota KPA Patas, dengan berlakunya MoU tersebut bibit akan tersebar lebih luas yaitu di kawasan hutan kota. Ada 100 bibit pohon trembesi, 20 bibit tanaman buah dan bunga yang akan ditanam di hutan kota. “Bibit kami akhirnya punya rumah baru,” tutur Iman.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kpa-patas_20160227_171111.jpg)