Rabu, 20 Mei 2026

Citizen Reporter

Dalam Pelukan Natasha dan Romantisme Empat Musim

kelincahan, kegembiraan, kehangatan, sekaligus kesahduan berpadu dalam dekapan Natasha yang menawarkan romantisme empat musim...

Tayang:
Editor: Tri Hatma Ningsih
zulmi ramdy/citizen
Natasha and The Four Seasons 

Reportase : Zulmi Ramdy
Asisten Manajer Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur

 

SURABAYA String of Orchestra (SOOS) kembali memanjakan pecinta musik klasik lewat pertunjukan berkualitas. Kelompok orkerstra yang digawangi kakak beradik, Shienny dan Finna Kurniawati ini menampilkan pertunjukkan bertajuk Natasha and The Four Seasons, Sabtu (20/2/2016) di Balai Adika, Hotel Majapahit.

Karya-karya Wolfgang Amadeus Mozart, Antonio Vivaldi, dan Johannes Brahms yang tak asing lagi bagi pecinta musik klasik, disuguhkan dengan sangat memukau.

Dibuka oleh Divertimento Mozart disuguhkan dengan sangat menawan lewat gesekan violin, viola, cello, contrabass dan harpsichord SOOS. Komposisi tersebut berhasil menghadirkan suasana yang menyenangkan sebagaimana makna Divertimento itu sendiri yang berarti untuk menghibur.

Kehadiran Natasha Tirza Sutanto (15) menyempurnakan tampilan malam itu. Gadis spesial. Kemampuan bermusiknya (violin) diganjar beragam penghargaan kelas dunia semasih dirinya berusia 10 tahun. Di antaranya finalis The 4th ASEAN International Competition 2011 dan juara pertama pada Semarang Open Violin Competition 2015. Pernah pula tampil di Carnegie Hall, NYC sebagai juara 3 American Protégé International Piano & String Competition.

Kepiawaian Natasha malam itu terasa memukau lewat The Four Season Antonio Vivaldi yang berisi empat komposisi yang mengekspresikan kegembiraan empat musim dalam setahun. Dari Spring, Summer, Autumn dan Winter, aksi Natasha terasa sempurna dalam iringan SOOS.

Permainan musik mengalir dengan indah,  lincahnya jari dan gesekan busur biola Natasha membuat kepala penonton bergerak seiring nada-nada yang mengalun. Tak sedikit penonton yang berdiri memberikan standing applause setelah Spring dimainkan. Komposisi yang menggambarkan kehangatan musim semi, sekaligus mengingatkan saratnya energi yang terpancar pada komposisi musim berikutnya, Summer.

Penonton pun diundang merasakan romantisme Autumn dengan permainan yang dibuka sangat indah. The Four Seasons pun dipungkasi dengan komposisi Winter yang menggambaran kehangatan di tengah dinginnya Winter. Penonton dibuat tergugah lewat harmonisasi permainan solo Natasha dengan iringan SOOS.

Tak sampai di situ. Penonton dimanjakan dengan permainan penutup yang membawakan gubahan Johannes Brahms, Hungarian Dances No.5.  Nada-nada indah seakan-akan mengundang penonton untuk ikut berdansa dengan alunan musik yang penuh warna dan dinamis. Kadang dimainkan dalam tempo sangat cepat, namun mendadak melambat seakan-akan memberikan waktu bagi pedansa untuk mengambil napas dan melemaskan sendi-sendi mereka.

Pertunjukkan diakhiri dengan kejutan yang dipersiapkan keluarga dan teman-teman dekat Natasha yang membawa kue sembari diiringi SOOS memainkan lagu Selamat Ulang Tahun. Malam itu, Natasha genap berumur 15 tahun.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved