Sabtu, 9 Mei 2026

Ultah ke-6 Rumah Singgah Bunda Lenny, Empati Jadi Kunci Integritas dan Menolong Sesama

”Inilah kunci gerakan tolong-menolong yang kami lakukan. Empati menjadi kunci integritas dan kedalaman hubungan dengan orang lain. Semakin dekat dan m

Tayang:
Penulis: Yoni | Editor: Yoni
istimewa
Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-6 Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Foundation, ditandai dengan pemberian santunan bagi anak yatim, kaum dhua’fa dan janda lanjut usia, yang menjadi warga binaan sejak rumah singgah ini didirikan, 22 Februari 2010 lalu. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Kesulitan orang lain harus menjadi perhatian yang mendorong seseorang berempati untuk menolong.

Bertindak welas asih sebagai kesadaran simpatik untuk meringankan penderitaan orang lain.

”Inilah kunci gerakan tolong-menolong yang kami lakukan. Empati menjadi kunci integritas dan kedalaman hubungan dengan orang lain. Semakin dekat dan merasakan kesusahan atau penderitaan yang dialami orang lain, maka akan semakin mengerti dan menyadari betapa berartinya hidup kita,” kata Eddie Karsito, pada acara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-6 Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Foundation, di Kranggan Permai Bekasi, melalui rilis yang dikirim kepada Surya (TRIBUNnews.com Network), Rabu (24/2/2016).

Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-6 Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Foundation, ditandai dengan pemberian santunan bagi anak yatim, kaum dhua’fa dan janda lanjut usia, yang menjadi warga binaan sejak rumah singgah ini didirikan, 22 Februari 2010 lalu.

Hadir pada acara ini artis penyanyi Alfian Kadang (single hit ‘Cuma Kamu’), Ketua Umum Forwan (Forum Wartawan Hiburan) Indonesia, Sutrisno Buyil, beserta unsur pengurus lainnya, serta keluarga besar dan warga binaan Rumah Singgah Bunda Lenny.

“Kemarin (Senin 22/02/2016), tepat hari ulang tahun rumah singgah, kami menyantuni anak-anak yatim dan dhua’fa, di rumah pelayanan kami di Baleendah Bandung. Hari ini di sekretariat kami di Kranggan Permai Cibubur, kami berbagi kegembiraan buat orangtua kami, para janda lanjut usia. Selain mereka tua dan janda, profesi mereka sehari-hari sebagian besar adalah pemulung,” kata Eddie Karsito, pendiri Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Foundation.

Menurut Eddie, warga miskin makin terasing. Mereka merasa sendiri dalam keramaian.

“Sayang orang-orang yang terpinggirkan ini jarang ada yang memberdayakan. Masyarakat kadang cenderung sakwasangka dan curiga terhadap mereka (pemulung),” tukas aktor yang sedang membintangi sinetron ‘Siapa Suruh Datang Jakarta’ yang kini ditayangkan SCTV ini.

Selain membina para warganya, anak yatim dan dhua’fa, pemulung dan janda lanjut usia, Rumah Singgah Bunda Lenny Humaniora Foundation beberapa kali menggelar aksi sosial yang melibatkan artis dan wartawan. Kegiatan sosial tersebut diantaranya; “Misi Kemanusiaan Universal – Barang Bekas Menolong Sesama” yang digelar di Surabaya, Bandung dan Jakarta.

“Secara regular kami mengumpulkan sumbangan barang milik artis. Sumbangan tersebut sebagian langsung disumbangkan untuk para dhu’afa, fakir miskin, anak yatim, piatu, janda lanjut usia, pemulung, dan sebagian yang lain dijual. Dari hasil penjualan dananya juga diberikan untuk mereka melalui Humaniora Foundation,” terang aktor dan wartawan, yang juga Sekretaris Umum Forwan (Forum Wartawan Hiburan) Indonesia ini.

Sekilas Humaniora Foundation

Humaniora Foundation adalah sebuah lembaga nirlaba dengan badan hukum Akte Notaris R. Sabar Partakoesoema, SH Nomor : 19 Tahun 1995 yang didirikan para artis, seniman dan pemerhati sosial.

Bergerak di bidang pelayanan sosial, pendidikan dan kegiatan budaya. Dalam rangka mengembangkan visi dan misinya lembaga ini menyelenggarakan kegiatan pendidikan formal dan non-formal secara gratis, serta menyalurkan bantuan sosial dan santunan.

Yayasan juga menyelenggarakan berbagai kajian sosial budaya, dalam bentuk seminar, workshop, diskusi, pelatihan jurnalistik, pelatihan seni peran, maupun pendidikan sinematografi.

Bekerjasama dengan RCTI dan institusi lainnya Humaniora Foundation menggelar ”Lomba Foto Masjid Waris Tamadun Islam (1996),” bekerjasama dengan Tabloid Hikmah memproduksi “Kuis Insan Cita TPI (1995) dan “Kuis Ramadhan” SCTV (1996).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved