Citizen Reporter
Yuk Menguasai Bahasa Inggris dari Pentas Drama
banyak cara memelajari bahasa Inggris... salah satunya dari pentas drama berbahasa Inggris ini...
Reportase : Healza Kurnia
Mahasiswa Universitas Negeri Malang
facebook.com/healza kurnia
BAHASA Inggris telah menjadi kebutuhan mendasar bagi banyak orang untuk berkomunikasi. Terlebih di era MEA ini, bahasa Inggris wajib dikuasai agar bisa bersaing seiring kemajuan zaman dan teknologi.
Itu yang dirasakan anggota teater bahasa Inggris Maestro dari Universitas Negeri Malang saat diklat pengenalan anggota baru di Gedung Kesenian Batu, Sabtu (6/2/2016). Mereka sadar belajar bahasa Inggris tak hanya lewat pendidikan formal di sekolah atau belajar privat saja. Kehadiran pentas drama bahasa Inggris yang diinisiasi Maestro ternyata bisa memicu semangat belajar.
“Ada kalanya belajar bahasa Inggris juga membosankan, terlebih saat menghadapi kata-kata yang susah dimengerti membuat siapapun merasa gagal. Semoga kehadiran Maestro, drama berbahasa Inggris ini dapat memberikan nuansa berbeda dalam belajar bahasa Inggris,” harap Ridha Rahmawati Laily, Ketua Umum Maestro.
Menurutnya, Maestro yang telah eksis selama puluhan tahun bisa berdampak positif bagi berbagai kalangan dalam memelajari bahasa Inggris. Utamanya saat Maestro menggandeng beberapa komunitas dalam membuat pentas produksi teater berbahasa Inggris.
“Ternyata banyak pihak yang benar-benar ingin belajar bahasa Inggris melalui pementasan drama. Tak hanya penonton, animo mahasiswa yang ingin belajar menjadi aktor juga cukup banyak. Maestro memberikan wadah bagi mereka dalam sejumlah pementasan,” imbuhnya.
Ketua pelaksana diklat Maestro 2016, Dilla Sufianita mengakui proses diklat juga mampu memberikan pembelajaran kepada mahasiswa yang ingin mendalami seni peran berbahasa Inggris. Berbeda dengan drama bahasa Indonesia, dalam pentas drama bahasa Inggris setiap orang harus tahu budaya dan cara berkomunikasi secara natural ala orang asing berbicara.
“Tak bisa disamakan antara orang Indonesia berbicara dan gaya bicara orang luar. Mengingat banyak pentas produksi Maestro yang mengangkat karya sastra barat atau Inggris. Jadi, melalui pentas drama mereka tidak hanya belajar bahasa saja, melainkan juga budaya dan segala hal tentang bahasa Inggris itu sendiri,” tutupnya.