Perayaan Imlek

Perlunya Perawatan Rumah Abu

"Tahun lalu saya mengajukan dana hibah penelitian dari Sumitomo, Jepang. Tapi gagal." ucap dosen Fakultas Industri Kreatif itu kepada Surya (TRIBUNnew

Editor: Yoni
Surya/Neneng Uswatun Hasanah
Bagian depan rumah abu yang temboknya sudah terkelupas 

SURYA.co.id |SURABAYA - Interior khas Tionghoa terlihat indah di dalam rumah abu keluarga The, jalan Karet no. 72 Surabaya.

Namun dilihat dari luar, bangunan tersebut seperti tidak terawat.

Tembok-tembok tak lagi putih dan sudah terkelupas. Ditambah lagi adanya intervensi air seperti yang dikatakan oleh Freddy, dosen Universitas Ciputra.

Freddy menambahkan, ia sedang proses mengusulkan bangunan tersebut sebagai cagar budaya.

Ditemui di acara kumpul keluarga The, senin (08/02/2016) siang, Freddy mengemukakan rencana untuk perbaikan rumah abu tersebut 5 tahun yang lalu.

"Tahun lalu saya mengajukan dana hibah penelitian dari Sumitomo, Jepang. Tapi gagal." ucap dosen Fakultas Industri Kreatif itu kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Meskipun bukan anggota keluarga The, tapi Freddy kerap kali diundang untuk menghadiri acara-acara yang mereka selenggarakan.

"Kalau tidak ada acara ya saya bikin acara sendiri," imbuhnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved