Berita Jombang
Pohon Angsana Juga Tumbang di Jombang, Begini Dampaknya
@portalSURYA - Kendaraan yang dari arah timur (menuju Jombang), terpaksa diarahkan melalui jalur keluar Terminal Keplaksari.
Penulis: Sutono | Editor: Yuli
SURYA.co.id | JOMBANG - Sebuah pohon jenis angsana setinggi sekitar 15 meter di tepi Jalan Soekarno-Hatta, Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Jombang, tumbang dan menimpa Pos Polisi 903 Keplaksari, Rabu (27/1/2016).
Akibatnya bagian depan pos dan tempat parkir motor hancur berantakan. Tidak hanya itu, pohon yang tumbang tepat melintang di tengah jalan membuat arus lalu lintas keluar masuk Kota Jombang macet.
Salah satu saksi mata di lokasi kejadian mengatakan, sebelum pohon ditepikan, sejumlah petugas dari Satlantas Polres Jombang mengatur arus yang macet.
Kendaraan yang dari arah timur (menuju Jombang), terpaksa diarahkan melalui jalur keluar Terminal Keplaksari.
Begitu juga kendaraan dari arah barat (keluar Jombang) dibelokkan ke pertigaan arah masuk Terminal Keplaksari. Setidaknya pengendara yang melintas harus memutar sejauh 2 kilometer.
“Pohon tumbang sekitar pukul 14.00 WIB,” ujar Kasatlantas Polres Jombang, AKP Mellysa Amalia, di lokasi. Saat pohon tumbang, lanjut Mellysa, belum turun hujan dan angina juga tidak bertiup kencang.
Sehingga ia menduga penyebab pohon tumbang dikarenakan usia pohon yang sudah terlalu tua."Kemungkinan usai pohon sudah tua. Sehingga akar yang menyangganya tidak kuat," tambah Mellysa.
Mellysa juga belum memperkirakan jumlah kerugian akibat kejadian ini. “Untuk kerugian belum diketahui secara pasti. Saya bersyukur ketika kejadian tidak ada pengendara yang melintas tertimpa pohon. Padahal tempat kejadian perkara (TKP) merupakan jalur padat," tandasnya.
Upaya penepian pohon dilakukan menggunakan alat berat jenis ‘forklift’. Hanya dalam waktu sekitar 30 menit, pohon bisa disingkirkan ke tepi dan membuat jalur sisi selatan terbuka.
Sedangkan untuk jalur sisi utara, baru berhasil disingkirkan sekitar satu jam kemudian. “Nanti dahan pohon dipotong. Yang penting sekarang pohon bisa ditepikan untuk membuka jalur,” pungkas Mellysa.