Selasa, 14 April 2026

Berita Blitar

Daging Penderita Tumor Kaki Diambil Untuk Sampel Lab

"Itu diambil buat sampel. Yakni, dengan cara dipotong pada bagian yang membengkak tersebut," kata dr Endah Woro, wakil Direktur RSUD Ngudi Waluyo, Sen

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Yoni
Surya/Imam Taufiq
Rifai, penderita kaki gajah, kini akhirnya dirawat di RSUD Ngudi Waluyo, Senin (11/1). 

SURYA.co.id | BLITAR - Berbagai upaya medis sudah dilakukan tim dokter RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi,Blitar untuk mengobati Ahmad Rifai (27), penderita tumor kaki asal Desa Tunjung Rt 3/Rw 4, Kecamatan Udan Awu, Kabupaten Blitar.

Seperti, Senin (20/1) siang ini, benjolan di kakinya, yang membengkak sebesar tiga kali lebih besar dari tubuhnya diambil, untuk sampel.

Namun, benjolan itu hanya diambil sekitar 8 gram. Itu diambil dibagian lutut dan pahanya. Sebab, benjolan di kaki kanan korban itu membengkak mulai tumit sampai pahanya.

Bahkan, saking besar dan panjangnya benjolan itu, sampai-sampai yang terlihat hanya telapak kakinya saja.

"Itu diambil buat sampel. Yakni, dengan cara dipotong pada bagian yang membengkak tersebut," kata dr Endah Woro, wakil Direktur RSUD Ngudi Waluyo, Senin (20/1) siang.

Tujuan pengambilan daging itu, menurut Woro, itu akan dibawa ke RSUD Syaiful Anwar, Malang, buat dilakukan uji laboratorium. Selain daging yang dijadikan sampel, juga hasil lab darahnya, juga disertakan.

"Kalau sudah mengetahui hasil lab-nya nanti, itu akan kami pakai dasar, untuk melakukan penanganan medis lebih lanjut terhadap dia. Apakah nanti itu cukup dioperasi saja atau ada penanganan lebih serius lagi, itu tergantung hasil lab di Malang nanti," paparnya.

Rencananya, papar dia, daging yang dijadikan sampel dan hasil lab darahnya itu baru akan diantarkan ke RSUD Syaiful Anwar, Selasa (21/1) hari ini.

"Biasanya, yang dikirim itu penderitanya. Namun karena kasus ini cukup emergensi, sehingga cukup sampel dagingnya saja, biar si pasien bisa istirahat," ungkapnya.

Sementara, Ahmad Rifai sendiri sudah sembilan hari dirawat di RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi atau sejak Senin (11/1) lalu. Saat ini, ia mengaku kondisi kesehatannya lebih baik. Di antaranya, jika sebelumnya, ia mengaku tubuhnya selalu lemas, namun kini lebih sehat. Bahkan, rasa nyeri pada persedian kakinya, yang biasanya selalu kambuh, kini sudah hilang.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved