Bom di Sarinah
Ini Tulisan Lengkap dari Blog Bahrun Naim soal 'Gerilya Hutan Hingga Perang Kota'
Bahrun Naim menuliskan siasatnya lewat blog dengan judul tulisan "DARI GERILYA HUTAN HINGGA PERANG KOTA." Ini salinan lengkapnya.
Penulis: Yuli | Editor: Yuli
SURYA.co.id | JAKARTA - Muhammad Bahrun Naim Anggih Tamtomo, terduga pengendali serangan teror bom di kompleks Gedung Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1/2016) pagi, menuliskan banyak strateginya melalui blog bahrunnaim.co.
Kini, blog itu sudah diblokir namun salinan isinya masih mudah didapat.
Bahrun Naim berada di Suriah menurut polisi maupun pengakuannya dalam kolom komentar blog saat menanggapi komentar blogger lain.
Salah satu siasatnya yang mengindikasikan rencana penyerangan di wilayah kota, antara lain, tulisan berjudul "Dari Gerilya Hutan Hingga Perang Kota".
Lazim diketahui, Bahrun Naim punya koneksi dengan Santoso alias Abu Wardah yang memimpin Mujahidin Indonesia Timur (MIT) dari hutan di Poso, Sulawesi. Tahun lalu, Bahrun Naim mengunggah video berisi ancaman Abu Wardah melalui akun Facebooknya.
Dan, inilah salinan utuh tulisan Bahrun Naim dari blognya, tertanggal 25 November 2015:
DARI GERILYA HUTAN HINGGA PERANG KOTA
Gerilya secara umum adalah salah satu jenis taktik pertempuran yang digunakan untuk mengalahkan lawan yang memiliki persenjataan lengkap, personil yang banyak, dan dana yang kuat. Gerilya sering digunakan oleh berbagai gerakan perlawanan di dunia ini sebagai sebuah bentuk eksistensi perlawanan kepada musuh. Sayangnya, banyak tulisan-tulisan dan fakta yang terjadi di dunia ini menyebutkan bahwasanya gerilya lazim dilakukan di kawasan hutan. Dalam tulisan ini, insha Allah disinggung bagaimana merubah gerilya hutan menjadi gerilya kota, hingga akhirnya tercipta perang kota. Dan bagaimana memenangkan perang kota tersebut. Bismillah...
Dalam kacamata strategis, gerilya hutan adalah bentuk awal dari sebuah perlawanan. Tentu apabila ada beberapa pihak yang menyadari potensi tersebut, sehingga bisa dikembangkan menjadi perang kota. Meskipun demikian, ada nilai positif dan negatif terhadap gerilya hutan tersebut. Sisi negatifnya adalah, gerilya hutan membutuhkan kesabaran yang ekstra tinggi terhadap pelakunya, termasuk kemampuan survival (bertahan hidup), dan kemampuan memanfaatkan apapun menjadi senjata. Sisi positif dari hal tersebut adalah, orang-orang yang bertahan dalam gerilya hutan akan sangat terasah kemampuan tempurnya di berbagai lapangan. Salam tahniah kami, untuk saudara-saudara kami di Poso. Sebut saja cerita-cerita teknik bertahan hidup dimasa lampau yang dilakukan oleh prajurit inggris, jepang, dan belanda di hutan belantara kalimantan. Maupun teknik bertahan hidup terhadap pasukan yang mengarungi ganasnya padang pasir.
Dua point dari gerilya hutan adalah teknik survival (bertahan hidup) di tengah hutan, dan kemampuan memanfaatkan apapun menjadi senjata. Mungkin banyak diantara kita akan berpikir, bagaimana mungkin batu dan kayu akan mampu mengalahkan senjata serbu, roket, dan mortar yang diluncurkan musuh? Apabila kita menyerah terhadap pola ini, maka kita melupakan satu hal bahwasanya para taghut dibekali keberanian dari senjata yang mereka miliki semata. Bukan dipupuk dari keimanan mereka kepada Robb Pemilik alam semesta.
Adapun sumber daya semesta yang bisa dimanfaatkan dihutan sebenarnya sangat banyak. Terutama makanan, dimanan makanan yang digunakan untuk bertahan hidup lebih berlimpah. Teknik-teknik yang digunakan untuk merubah sumber daya alam menjadi senjata telah banyak diulas dan dipraktekkan oleh prajurit-prajurit Vietkong melalui banyaknya teknik jebakan yang kejam dan dahsyat, teknik propaganda yang efektif dan tegas, serta teknik penyergapan dan hit and run dalam posisi yang tepat.
Tentu saya tidak akan menguraikan lebih lanjut bagaimana membuat teknik-teknik tersebut. Namun, teknik tersebut dapat ditingkatkan daya perlawanannya dengan mempelajari dan berinovasi terhadap senjata-senjata baru yang dapat didapat di hutan. Sebagai contoh adalah pemanfaatan getah pohon dan tumbuhan tertentu sebagai zat beracun yang akan menjadi sangat efektif apabila diolesi di ujung peluru, pemanfaatan zat beracun dalam tanaman sebagai bahan asap beracun, pemanfaatan kotoran hewan sebagai bahan peledak, pemanfaatan tanaman tertentu seperti kapas sebagai bahan peledak, dll.
Kemenangan vietkong melawan Amerika dapat disimpulkan bahwa vietkong menguasai teknik teknik jebakan hutan, teknik propaganda efektif untuk menggetarkan lawan dan meraih dukungan masyarakat, dan teknik pertempuran hutan. Prajurit Amerika sangat ngeri apabila melihat mayat rekannya yang tergantung tanpa kepala, atau kepala rekan mereka yang tertancap di pasak-pasak, atau melihat mayat-mayat rekannya yang terperosok di lubang jebakan vietkong dan dibiarkan membusuk, atau bahkan tertangkap oleh vietkong karena dahsyatnya propaganda eksekusi yang mereka lakukan terhadap tentara amerika. Disisi lain, masyarakat vietnam menyadari betul bahwasanya sasaran dari prajurit vietkong bukanlah masyarakat, dan prajurit vietkong adalah pembela rakyat dari penjajahan tentara amerika serikat.
Merubah gerilya hutan ke gerilya kota sebenarnya hanyalah merubah mainstream berpikir tentang sumber daya alam, sumber daya semesta, dan sumber daya manusia. Apabila kita di hutan, maka kita berhadapan dengan batu, pohon, air yang banyak. Maka apabila kita melakukan gerilya kota, bangunan adalah pepohonan tersebut, dan air dan batu adalah gang gang dan jalanan-jalanan yang harus kita fahami setiap lekuk dan denahnya.
Secara prinsip, apa yang dilakukan di hutan masih dapat dilakukan di perkotaan dengan tetap memegang prinsip Jebakan, Propaganda, Penyergapan yang dikenal sebagai teknik iqtiyalaat. Gerilya perkotaan dapat dilakukan oleh lone wolf dengan lebih efektif lagi apabila disertai dengan keberanian untuk melakukan amaliyah istisyhadiyyah baik menggunakan sabuk-sabuk peledak, maupun bom-bom mobil. Jadi selain membuat jebakan-jebakan, penangkapan-penangkapan, penculikan, pembunuhan-pembunuhan yang akan menggetarkan musuh, Murtadin sangat ketakutan dengan amaliyah yang diakhiri dengan istisyhadiyyah. Pembahasan bagaimana membuat peledak kecil, dan efektif telah saya tulis di tulisan-tulisan sebelum ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/dari-gerilya-hutan-hingga-perang-kota-dalam-blog-bahrunnaimco_20160115_163504.jpg)