Bree Chocolaterie
Kafe Ini Sajikan Menu Cokelat Pedas. Seperti Apa Ya Pedasnya?
Salah satu yang istimewa di Bree Chocolaterie adalah Spicy Cacao Mexican. Sesuai namanya, menu ini diadaptasi dari minuman khas orang Meksiko.
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Achmad Pramudito
SURYA/PRAMUDITO
SURYA.co.id | SURABAYA - Bree Chocolaterie, café dan chocolate boutique menyajikan menu yang sangat beragam. Dan salah satu yang istimewa adalah Spicy Cacao Mexican. Sesuai namanya, menu ini diadaptasi dari minuman khas orang Meksiko.
“Orang sana (Meksiko) suka cokelat dengan bumbu yang pedas,” kata Moch. Sunni Akbar, pengelola Bree Chocolaterie. Namun, Akbar buru-buru menambahkan, yang disajikan di Bree Chocolaterie sama sekali tak menawarkan tingkat kepedasan tertentu. “Target kami adalah menawarkan minuman yang hangat, bukan untuk menonjolkan kepedasannya,” tandasnya. Menu adalan lain adalah Chocolate Cavel ala Cannele. Minuman ini berupa milk chocolate dikombinasi dengan ekstrak kayu manis (cinnamon). Rempah-rempah ini diyakini pula bisa menurunkan berat badan. Untuk menambah sensasi rasa, penyajian Chocolate Cavel ala Cannele masih ditambah dengan batang cinnamon di bibir cangkir. Dan supaya tetap bisa dinikmati dalam keadaan hangat, minuman ini disuguhkan diatas tungku lilin. “Keren! Penempatan minuman di atas tungku ini juga menambah suasana jadi lebih romantis,” ucap Andini, salah seorang pengunjung Bree Chocolaterie. Ada pula Pancake de Osjond. Ada tiga sajian rasa pancake di menu ini, yaitu madu, blue berry, dan cokelat. Sajian menu ini kian memikat dengan tambahan rasp berry sebagai topping pancake rasa blue berry. Yang juga tak boleh dilewatkan adalah Chocolate Mug Cake. Untuk menikmati cake dalam mug ini harus menggunakan sendok kecil. Sebab cake sengaja ‘ditanam’ di dalam cangkir dan ditutupi oleh ice cream. Resto yang dilengkapi 23 meja dan 90 tempat duduk ini akan menjamu pecinta cokelat dengan beragam olahan cokelat, seperti hot & ice chocolate, praline (cokelat kecil-kecil), truffle, cookies, serta berbagai produk olahan cokelat lainnya. Ada 15 jenis minuman, tujuh diantaranya berupa minuman hangat, plus 10 makanan berbahan cokelat di resto ini. Dan cokelat yang disajikan berasal dari perkebunan cokelat Jember. “Sebagai tahap awal kami fokus pada cokelat Jember. Tak tertutup kemungkinan nanti juga mengadaptasi cokelat dari perkebunan di Banyuwangi, Bali, atau pun Palu,” imbuh Devi Meisita, istri Akbar.KOMENTAR
