Corporate Social Responsibility

Festival Bandeng Meriahkan Hari Nusantara

#SURABAYA - Ada tiga desa yang dibina PLN. Kelurahan Gunung Anyar Tambak adalah satu-satunya desa binaan di Jatim.

Penulis: Zainuddin | Editor: Yuli
pln
Bakar bandeng 

SURYA.co.id | SURABAYA - Hari Nusantara tahun ini terasa sangat istimewa bagi warga Gunung Anyar.

Suasana Kelurahan Gunung Anyar Tambak disulap mirip suasana Hari Kemerdekaan. Banner, umbul-umbul, dan spanduk menghias di sepanjang jalan.

Bertepatan dengan Hari Nusantara ini, warga Gunung Anyar bersama PLN Distribusi Jawa Timur (Jatim) memiliki gawe. Kegiatan bertema Bina Desa digelar serentak secara nasional.

Ada tiga desa yang dibina PLN. Kelurahan Gunung Anyar Tambak adalah satu-satunya desa binaan di Jatim. Dua desa lain ada di Aceh dan Nusa Tenggara Barat, yaitu Desa Lamteh (Aceh Besar), dan Desa Semongkat (Sumbawa Besar).

Berbagai kegiatan memeriahkan event di Surabaya sejak Sabtu (12/12/2015) kemarin, dan berakhir Minggu (13/12/2015).

Penyuluhan dokter gigi ke sekolah-sekolah dan ludruk digelar pada Sabtu kemarin. Puncak acara digelar tadi pagi. Puncak acara ini diikuti sekitar 500 warga Gunung Anyar dengan diawali dengan senam bersama.

Warga juga bisa memeriksakan giginya secara gratis di pusat event yang tidak jauh dari balai Kelurahan Gunung Anyar Tambak. Acara semakin meriah saat Festival Bandeng Mangrove dimulai. Petinggi PLN Distribusi Jatim berbaur dengan ratusan warga. Mereka membakar dan menikmati bandeng bersama.

Manajer Bidang Komunikasi, Hukum, dan Administasi PLN Distribusi Jatim, Wisnu Yulianto menyatakan event ini baru pertama kali digelar. Rencananya PLN akan rutin menggelar event serupa setiap tahun.

Menurutnya, event ini untuk mempromosikan Gunung Anyar Tambak sebagai kawasan wisata. Tidak hanya sebagai kawasan wisata kuliner. Gunung Anyar Tambak juga bisa diubah menjadi kawasan wisata edukasi dan sadar lingkungan.

“Event ini juga sebagai pelestarian budaya. Makanya ada pementasan reog dan ludruk,” kata Wisnu.

Wisnu menambahkan progam Bina Desa ini bertujuan untuk mensejahterakan dan menumbuhkan kemandirian masyarakat. PLN sudah menyiapkan program berkelanjutan agar bisa memenuhi target ini.

Dia mencontohkan penanaman mangrove yang dilakukan PLN di sekitar Gunung Anyar Tambak. PLN sudah dua kali menanam mangrove di Gunung Anyar Tambak, yaitu 2010 dan 2011. Rata-rata bibit mangrove yang ditanam mencapai 6.000 bibit untuk sekali tanam.

Dalam dua tahun kedepan, PLN sudah menyiapkan program berkelanjutan. Program ini meliputi kawasan edukasi, kawasan nelayan urban, wisata mangrove, dan penambahan fasilitas penunjung di lokasi.

“Fokus kami adalah membina Gunung Anyar Tambak memaksimalkan potensi alam dan sumber daya manusianya,” terang Wisnu.

Perlu diketahui, pelaksaan acara puncak Hari Nusantara 2015 dipusatkan di Banda Aceh. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ditunjuk sebagai panitia pelaksana, dan PT PLN (Persero) sebagai kordinator bidang Bina Desa.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved