Berita Sidoarjo
Polisi Gerebek Gudang Penadah Barang Hasil Jarahan Bajing Loncat
"Truknya berhasil kami ketahui lokasinya. Langsung kami lakukan penggrebekan," kata AKBP Anwar Nasir.
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Parmin
Lokasi gudang tempat barang-barang hasil tadahan pembajak dan bajing lompat jauh dari perkampungan penduduk. Kendati demikian, di sekitar gudang tersebut terdapat warung-warung kopi.
Salah satu penjual kopi yang enggan disebutkan namanya menuturkan para penghuni gudang sangat tertutup. Penghuni gudang terkadang mengunjungi warungnya. Hanya saja, ketika pemilik warung menanyakan posisi kerja yang bersangkutan dan gudang perusahaan mana, penghuni gudang tak pernah menjawabnya.
"Biasanya langsung bayar dan pergi dari warung kalau ditanya seputar gudang," bebernya.
Ia mengatakan ada sesuatu yang janggal terhadap kegiatan gudang itu namun tak bisa berbuat apa-apa. Tiap kali ada mobil boks masuk, pintu gudang langsung dikunci. Terkadang kendaraan besar juga masuk namun tak ada tanda perusahaan.
"Kalau ternyata (digrebek) seperti ini, mungkin saja bosnya (pembajak) yang ditangkap," ujarnya lugas.
Kapolres Sidoarjo,AKBP Anwar Nasir, menyatakan masih memburu empat orang pembajak truk ekspedisi yang membawa produk PT Gudang Garam.
Anwar mengatakan akan kembangkan lagi kasusnya termasuk memburu sisa pembajak.
"Karena tersangka penadah mengaku sudah enam tahun menadah hasil jarahan, besar kemungkinan akan diketahui tersangka-tersangka pembajak lain, selain pembajak truk ekspedisi Gudang Garam ini," ucap Anwar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/penggerebekan-gudang-sidoarjo_20151105_224023.jpg)