Selasa, 7 April 2026

Dampak Letusan Rinjani

Penerbangan dan Sekolah Pilot di Bandara Banyuwangi Tutup

#BANYUWANGI - Tidak hanya penerbangan komersial yang tutup, aktivitas penerbangan sekolah pilot juga terhenti.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Yuli

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Erupsi Gunung Barujari (anak Gunung Rinjani) di Nusa Tenggara Barat (NTB) tidak hanya mengganggu operasional Bandara Blimbingsari Banyuwangi, tetapi juga sekolah pilot di Banyuwangi. Aktivitas latihan terbang di tiga sekolah pilot di Bandara Blimbingsari terpaksa diliburkan.

Kepala Bandara Blimbingsari Sigit Widodo mengatakan operasional bandara yang ada di Kecamatan Rogojampi itu ditutup. 'Berdasarkan Notam yang kami terima, ditutup mulai pagi pukul 08.30 wib sampai Kamis (5/11/2015) besok," ujar Sigit, Rabu (4/11/2015).

Penutupan bandara dan dibatalkannya penerbangan komersial demi keselamatan penerbangan.

"Tidak hanya penerbangan komersial yang tutup, aktivitas penerbangan sekolah pilot juga terhenti," imbuh Sigit.

Ada tiga sekolah pilot yang bermarkas di Bandara Blimbingsari yakni Bali International Flight Academy (BIFA), Mandiri Utama Flight Academy (MUFA), dan Loka Pendidikan dan Penerbang Banyuwangi (LP2B). Sigit menghimbau kepada pihak ketiga sekolah itu untuk menunggu informasi lebih lanjut terkait aktivitas penerbangan.

"Karena informasi terbaru sebaran abu vulkanis mengarah ke Banyuwangi, jadi untuk besok kami masih menunggu informasi lebih lanjut," kata Sigit.

Penutupan Bandara Blimbingsari menyebabkan tiga rute penerbangan ke Banyuwangi dibatalkan yakni maskapai Garuda Indonesia rute Denpasar-Banyuwangi, Lion Air rute Surabaya-Banyuwangi, dan Garuda Indonesia rute Surabaya-Banyuwangi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved