Duh, Habitat Elang dan Lutung Jawa di Gunung Semeru Ikut Terbakar
Lokasi kebakaran tersebut berada antara pos pendakian dua hingga tiga dengan total hutan seluas 25 hektare yang hangus terbakar
SURYA.co.id | LUMAJANG - Habitat elang jawa dan lutung jawa yang berada di Gunung Semeru (3.676 mdpl) ikut terbakar dalam kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tersebut.
"Di lokasi kebakaran hutan Semeru terdapat habitat lutung jawa, elang jawa, bahkan dikabarkan macan tutul juga habitatnya di sana, namun hingga kini petugas tidak menemukan bangkai satwa liar yang dilindungi itu," kata Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Ayu Dewi Utari, Sabtu (24/10/2015).
Hutan lindung di Blok Watu Rejeng yang berada di lereng Gunung Semeru terbakar sejak Selasa (20/10/2015) dan hingga Sabtu (24/10/2015) pagi, api belum berhasil dipadamkan.
Lokasi kebakaran tersebut berada antara pos pendakian dua hingga tiga dengan total hutan seluas 25 hektare yang hangus terbakar akibat ulah pendaki yang ceroboh dengan menyalakan api unggun.
Ia memprediksi sejumlah satwa liar tersebut dapat menyelamatkan diri dari kobaran api karena petugas tidak menemukan bangkai hewan di beberapa titik kebakaran yang berhasil dipadamkan petugas.
"Tim gabungan dari petugas TNBTS, masyarakat peduli api (MPA), anggota TNI, petugas BPBD Lumajang, dan sukarelawan berusaha memadamkan sejumlah titik api yang semakin meluas di gunung tertinggi Pulau Jawa itu," tuturnya.
Ayu berharap kebakaran hutan di kawasan TNBTS yang mencapai 25 hektare itu tidak mengganggu kelangsungan hidup satwa liar yang berada di dalamnya, namun untuk tanaman endemis di kawasan tersebut dipastikan hangus terbakar.
"Petugas terus bergerak cepat memadamkan sejumlah titik api, agar tidak menjalar ke lokasi lain karena embusan angin yang cukup kencang dan tanaman yang kering akan memicu kebakaran semakin meluas," paparnya.