Berita Lamongan
Areal Panen Padi Menurun Gara-gara Puso
Dari Dispertan per-September 2015, luas areal yang bisa dipanen hanya sebanyak 144.112 hektare saja, dari total luas tanam 87.762 hektare.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Adi Sasono
SURYA.CO.ID | LAMONGAN - Akibat ratusan hektare tanaman padi mengalami puso atau gagal panen karena kemarau panjang hingga saat ini. Maka, hasil pertanian dipastikan menurun dibanding tahun 2014 silam.
Seperti diketahui, penjangnya musim kemarau berdampak pada areal pertanian yang ada di Lamongan. Sebanyak 677 hektare areal pertanian mengalami puso.
"Produksinya dipastikan menurun dibanding tahun 2014 lalu," kata Aris Setiadi, Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan, Sabtu(10/10/2015).
Dari data Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dispertan) per-September 2015 ini, luas areal yang bisa dipanen hanya sebanyak 144.112 hektare saja, dari total luas tanam 87.762 hektare.
Bandingkan dengan pada 2014 silam, di bulan yang sama, luas panen sudah 151.108 hektare lahan. "Tapi signifikan atau tidak, belum tahu karena evaluasinya masih Desember nanti," jelas Aris.
Aris berharap, hasil panen tahun ini tidak mengalami penurunan drastis. Ia berharap, 8 ribu tanaman padi yang belum di panen bisa meraih hasil maksimal dan tidak mengalami puso.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/0508sawah-kering2_20150805_104754.jpg)